Pemerintah Desa Pinggirpapas Gelar Musrenbangdes, Susun RKPDes 2026 dan DURKP Desa 2027

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum partisipatif Musrenbangdes di Desa Pinggirpapas menghadirkan berbagai unsur masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa

Forum partisipatif Musrenbangdes di Desa Pinggirpapas menghadirkan berbagai unsur masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa

Sumenep Pemerintah Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep menggelar Musyawarah dan Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 serta Daftar Usulan RKPDesa 2027, Jumat (12/9/2025).

Forum partisipatif ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinkamtibmas, Babinsa desa, ketua RT dan RW, kader PKK, serta perwakilan tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.

Kegiatan yang dipusatkan di balai desa ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menyepakati prioritas pembangunan desa secara bersama-sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Pinggirpapas, H. Ubaid Abdul Hayat, mengatakan bahwa Musrenbangdes adalah forum transparan yang menjaring aspirasi masyarakat dalam penyusunan RKPDes dan Daftar Usulan RKPDesa.

“RKPDes merupakan penjabaran dari RPJMDes yang memuat prioritas pembangunan desa selama satu tahun, sedangkan daftar usulan RKPDesa memuat daftar usulan untuk dua tahun ke depan,” jelas H. Ubaid.

Pria yang juga menahkodai Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep ini menambahkan bahwa hasil musyawarah ini akan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan desa yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Musrenbangdes Desa Pinggirpapas menjadi contoh partisipasi aktif warga dalam perencanaan pembangunan. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat dan lembaga desa menunjukkan bahwa pembangunan desa yang efektif bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga mendengar aspirasi dan kebutuhan warga secara langsung.

Transparansi dan kolaborasi seperti ini penting agar setiap program yang dirancang benar-benar memberikan manfaat nyata. Dengan forum yang partisipatif, masyarakat memiliki peran aktif dalam menentukan arah pembangunan desa mereka, sehingga keberlanjutan dan efektivitas program lebih terjamin.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman
Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa
Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan
Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota
Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban
Dispendikbud Kota Probolinggo Bantah Dugaan Monopoli Pengadaan ATK dan EO
Fraksi PDIP Sumenep Kompak Gowes, Tunjukkan Keteladanan Dukung Kebijakan Hemat BBM Daerah
Bocah Lima Tahun di Panarukan Situbondo Dilaporkan Hilang, Polisi dan Warga Gelar Pencarian Intensif

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:18 WIB

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman

Sabtu, 18 April 2026 - 00:08 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Jumat, 17 April 2026 - 23:57 WIB

Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan

Jumat, 17 April 2026 - 20:17 WIB

Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota

Jumat, 17 April 2026 - 18:19 WIB

Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Sabtu, 18 Apr 2026 - 00:08 WIB