Rakor PKDI–Pemkab Sumenep, Fokus Perkuat Capaian Vaksinasi Campak dan Validasi Data Bansos

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PKDI Kabupaten Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, bersama jajaran pengurus harian saat menghadiri Rakor kondusivitas daerah dan perkembangan pemerintahan desa di aula Kantor Bupati, Senin (15/9/2025).

Ketua PKDI Kabupaten Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, bersama jajaran pengurus harian saat menghadiri Rakor kondusivitas daerah dan perkembangan pemerintahan desa di aula Kantor Bupati, Senin (15/9/2025).

SUMENEP – Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep menghadiri rapat koordinasi (Rakor) di aula Kantor Bupati lantai 2, Senin (15/09/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus harian PKDI, perwakilan kecamatan (Korcam), serta pemerintah daerah yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Rakor tersebut membahas berbagai isu strategis mengenai kondusivitas daerah dan memperkuat tata kelola pemerintahan desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua poin utama yang menjadi sorotan adalah capaian vaksinasi campak dan perbaikan data penerima bantuan sosial (bansos).

Perbaikan data dipandang krusial untuk menghindari salah sasaran, sehingga bantuan pemerintah benar-benar tepat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Ketua PKDI Kabupaten Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, menegaskan komitmen PKDI dalam mendukung pemerintah daerah.

“Kami dari PKDI siap bersinergi dengan pemerintah kabupaten untuk memastikan program-program yang dicanangkan berjalan tepat sasaran. Baik dalam hal kesehatan, bansos, maupun pembangunan desa. Kepala desa harus menjadi garda terdepan menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat persatuan di desa masing-masing,” ungkapnya.

Ia pun menjelaskan bahwa capaian vaksin campak per 14 September 2025 yang telah mencapai 80 persen patut diapresiasi. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja sama semua pihak, baik pemerintah daerah, tenaga kesehatan, maupun peran aktif desa dalam mengajak masyarakat.

“Capaian ini diharapkan terus meningkat, sehingga seluruh anak-anak di Sumenep benar-benar terlindungi,” ujarnya.

“Terkait perbaikan data penerima bansos, PKDI bersama para kepala desa siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melakukan validasi dan pembaruan data secara berkelanjutan. Dengan begitu, program bansos benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan, sehingga keadilan sosial dapat terwujud di desa-desa kita,” imbuhnya.

Dengan adanya Rakor ini, Ketua PKDI berharap komunikasi lintas sektor semakin solid, sehingga pembangunan desa berjalan lebih efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di seluruh pelosok Sumenep.

“Rakor yang dihadiri PKDI Kabupaten Sumenep sejatinya bukan sekadar forum formalitas, melainkan ruang nyata bagi kepala desa untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap nasib masyarakat. Dua isu besar yang dibahas yakni vaksinasi campak dan perbaikan data bansos  menjadi bukti bahwa desa adalah ujung tombak yang menentukan berhasil atau tidaknya kebijakan pemerintah,” tutur Kepala Desa Pinggirpapas, H. Ubaid Abdul Hayat.

PKDI hadir bukan hanya untuk mendengar, tetapi juga untuk memastikan suara desa sampai ke telinga pemerintah kabupaten. Sebab, jika vaksinasi berhasil merata dan data bansos tepat sasaran, maka kesejahteraan warga desa yang paling dulu akan merasakannya.

Kehadiran PKDI di forum ini menegaskan peran strategis kepala desa sebagai garda terdepan pembangunan. Artinya, keberhasilan Kabupaten Sumenep menjaga kondusivitas dan meningkatkan kesejahteraan rakyat tidak lepas dari kokohnya solidaritas dan kepemimpinan di tingkat desa

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman
Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa
Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan
Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota
Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban
Dispendikbud Kota Probolinggo Bantah Dugaan Monopoli Pengadaan ATK dan EO
Fraksi PDIP Sumenep Kompak Gowes, Tunjukkan Keteladanan Dukung Kebijakan Hemat BBM Daerah
Bocah Lima Tahun di Panarukan Situbondo Dilaporkan Hilang, Polisi dan Warga Gelar Pencarian Intensif

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:18 WIB

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman

Sabtu, 18 April 2026 - 00:08 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Jumat, 17 April 2026 - 23:57 WIB

Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan

Jumat, 17 April 2026 - 20:17 WIB

Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota

Jumat, 17 April 2026 - 18:19 WIB

Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Sabtu, 18 Apr 2026 - 00:08 WIB