BONE, SULAWESI SELATAN – Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko, memimpin langsung latihan menembak senjata berat meriam kaliber 105 KH yang digelar di Poleonro, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Kamis (25/9/2025).
Latihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dan keterampilan prajurit dalam mengoperasikan senjata berat. “Alhamdulillah, latihan hari ini berjalan lancar dan semua tembakan tepat sasaran,” ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko usai kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya fokus pada latihan tempur, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi sosial berupa penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat sekitar lokasi latihan. Menurut Pangdivif 3 Kostrad, bantuan tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami merasa mendapat kehormatan karena diizinkan oleh bapak kepala desa serta masyarakat setempat untuk melaksanakan latihan di tanah kelahiran mereka. Ini sejalan dengan doktrin bahwa rakyat adalah ibu kandung TNI. Ketika rakyat membutuhkan, TNI harus hadir dan siap membantu,” tegasnya.

Bupati Bone melalui Kepala Kesbangpol Kabupaten Bone, Andi Amran, turut menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dipadukan dengan bakti sosial tersebut. “Kami berterima kasih karena latihan dan pembagian sembako ini berlangsung baik, aman, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Semoga bernilai ibadah,” ungkapnya.
Latihan menembak meriam kaliber 105 KH ini sekaligus menjadi ajang untuk memperkuat profesionalisme prajurit Kostrad, serta mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. “TNI semakin mencintai rakyat, begitu pula rakyat semakin mencintai TNI,” tutup Pangdivif 3 Kostrad.
Penulis : Enno







