Rencana Razia Diduga Bocor, Satpol PP Pemalang Hanya Mendapatkan 5 PSK dan Belasan Botol Miras

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang- 5 Pekerja Seks Komersial ( PSK ) beserta seorang pria serta belasan botol minuman keras diamankan Satuan Polisi pamong praja dalam operasi penyakit Masyarakat ( Pekat) pada,Rabu malam ( 1/10) di komplek lokalisasi Calam yang berada di jalur lingkar utara, Pemalang,Jawa Tengah.

Puluhan personil penegak perda ini hanya bisa menjaring 5 wanita penjaja cinta, pasalnya diduga rencana razia bocor duluan.

Informasi akan adanya razia bocor, puluhan warung remang – remang yang disinyalir menjadi ajang prostitusi, peredaran miras dan tempat karaoke liar tersebut, nampak sepi saat puluhan anggota Satpol PP tiba dilokasi, pada Rabu malam, sekitar pukul 20:30 Wib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Satpol PP Kabupaten Pemalang Ahmad Hidayat, ketika dikonfirmasi melalui sambungan teleponya terkait adanya kebocoran rencana razia ini, menegaskan jika ditemukan bukti adanya kebocoran sebelum razia dilakukan akan mengambil tindakan tegas.

“Masih diselidiki , kami akan ambil langkah tegas (sanksi disiplin) manakala dugaan kebocoran info tersbut dilakukan oleh anggota Satpol PP, kami tidak akan membiarkan oknum-oknum seperti itu, hal ini menyangkut marwah dan wibawa institusi di mata publik,” tegas Hidayat, pada Kamis siang ( 2/10).

Dari hasil razia penyakit Masyarakat ini Satpol-PP Pemalang telah mengamankan 5 wanita PSK ,seorang pria dan belasan minuman keras serta puluhan alat kontrasepsi.

“Dari hasil razia penegakkan Perda tentang penanggulangan pelacuran serta peredaran minuman beralkohol, kami berhasil menangkap 5 wanita yang diduga sebagai PSK, 1 pria dan mengamankan 15 botol minuman beralkohol golongan A dan B, serta puluhan alat kontrasepsi,” imbuh Hidayat.

Intensitas razia di lokalisasi pinggir jalan raya tersebut sering dilakukan oleh petugas, Kasatpol PP Pemalang menuturkan perlu adanya langkah -langkah koordinasi dari berbagai pihak, untuk menutup tempat maksiat tersebut,

“Kenapa tidak, tetapi tentunya memerlukan perencana yang komprehensif, penutupan prostitusi pasti diperlukan pelibatan dan koordinasi lintas sektor lembaga serta dinas , sosialisasi kepada masyarakat dan PSK , serta program pemberdayaan ekonomi juga rehabilitasinya,” terangnya.

Secara garis besar tahapan rencana penutupan prostitusi memerlukan langkah-langkah strategis, antara lain, perlunya koordinasi dan regulasi ( aturan) juga sosialisasi dan rehabilitasi juga bantuan sosial akibat dampak penutupan,serta dikalah pentingnya adalah langkah pengawasan .*( Ragil)*

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Kerja Inovatif Berbuah Manis, Polresta Tuban Raih Dua Gelar Juara Tingkat Nasional
Anggun dalam Kebaya Nusantara, Acha Christie Gracelia Raih Juara 1 Putri Berkebaya 2026
Dorong Penguatan Karakter Anak, Mahasiswa KKN UIT Lirboyo Gelar Edukasi Parenting di Desa Mlati Kediri
Menyikapi Agenda Kelompok yang Mengaku PSHT di Padepokan Agung Madiun, Kangmas Brigjen TNI (Purn) Widjang Pranjoto: Jangan Abaikan Etika Persaudaraan
Sumenep Kepulauan: Mengubah Nama atau Mengubah Nasib?
Ketat dan Transparan Rutan Pemalang Pilih Kandidat Terbaik Program Magang Kemnaker
Mayat Pria Ditemukan di Kebun Pinggir Tol KM 306 Pemalang, Identitas Korban Akhirnya Terungkap
Perkuat Kompetensi Guru, SDN Prancak III Sumenep Gelar Workshop Literasi dan Numerasi untuk Dongkrak Rapor Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Kerja Inovatif Berbuah Manis, Polresta Tuban Raih Dua Gelar Juara Tingkat Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Anggun dalam Kebaya Nusantara, Acha Christie Gracelia Raih Juara 1 Putri Berkebaya 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Dorong Penguatan Karakter Anak, Mahasiswa KKN UIT Lirboyo Gelar Edukasi Parenting di Desa Mlati Kediri

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Menyikapi Agenda Kelompok yang Mengaku PSHT di Padepokan Agung Madiun, Kangmas Brigjen TNI (Purn) Widjang Pranjoto: Jangan Abaikan Etika Persaudaraan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengubah Nama atau Mengubah Nasib?

Berita Terbaru