Ribuan Tabebuya Ditanam Jadi Peneduh Jalur Lingkar Selatan Pemalang

Sabtu, 18 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang tanam ribuan batang tabebuya di sepanjang jalan lingkar selatan, dimulai dari perbatasan kota depan kantor Dinas perhubungan hingga Desa Tambakrejo kurang lebih 3,5 kilometer.

Bupati Pemalang Anom Wiidiyantoro memulai menanam tabebuya jenis rossa aneka warna di depan gerbang kantor Dishub, ada 2 pohon yang ditanam olehnya, masing-masing setinggi dua meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semoga tabebuya yang kita tanam akan tumbuh subur dan menjadi peneduh jalan, terutama pada saat musim panas seperti ini, untuk warga Masyarakat yang mau berpartisipasi dengan senang hati kita terima, untuk hari ini ada 160 pohon yang ditanam, Minggu lalu 600 rencana kita akan tanam ribuan tabebuya di kabupaten Pemalang ini,” tuturnya, Sabtu ( 18/10).

Semetara itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Tetuko Raharjo menuturkan, jika kegiatan penanaman hari ini merupakan untuk kloter ke -2 setelah Jum’at kemarin juga ditanam ratusan tabebuya,

“Kita Kembali melakukan kegiatan Jumat bersih
Melakukan kebersihan sekaligus melakukan penanaman tabebuya, ini misi Bupati ,resik,hijau dan apik,” tutur Tetuko.

Dirinya menambahkan, bahwa pada Jum’at ini ada ratusan bibit tanaman tabebuya, ditanam oleh OPD, kelompok Masyarakat seperti dari LDII,kemudian dari pengusaha SPBU serta masyarakat lawang Rejo,

“Pada prinsipnya untuk hijau semua tanaman di pinggir jalan, bisa tanaman keras juga bisa mahoni kemudian tanaman indah yang lain juga bisa, ini semata-mata untuk lebih hijau di kiri kanan, dan tidak harus Tabebuya tapi di tahap awal ini kita gerakan dengan Tabebuya aneka warna ada hijau kuning putih dan lain sebagainya,” tutupnya ( Ragil).

Berita Terkait

Sumpah Pemuda di Rutan Pemalang: Gaungkan Semangat Bangkit, Berubah, dan Menata Masa Depan
Siswi Kelas 10 di Kota Kediri Jadi Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Guru, Minta Perlindungan ke Yakuza Maneges
8 Tahun Lebih Menanti Kepastian Hukum, Sidang Devi Taurisa Tersendat, Hakim Sentil Kelalaian Pemanggilan Kejaksaan
Lewat Sambung Roso, Kapolresta Sumenep Ajak 12 Kades Jadi Garda Kamtibmas
Kejari Toba dan Perum Jasa Tirta I Perkuat Sinergi, Bahas Pendampingan Hukum OPSDA 2026
LBH Kamselindo Beri Penyuluhan Hukum Gratis kepada Puluhan Warga Binaan Rutan Jakarta Pusat
TBC Bikin Waswas, Dinkes Pemalang Sisir Kontak Erat Warga Terduga
Sengkarut Ijazah Ayah dan Anak: Dua Jejak, Satu Kebenaran yang Dinanti

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Sumpah Pemuda di Rutan Pemalang: Gaungkan Semangat Bangkit, Berubah, dan Menata Masa Depan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Siswi Kelas 10 di Kota Kediri Jadi Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Guru, Minta Perlindungan ke Yakuza Maneges

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:16 WIB

8 Tahun Lebih Menanti Kepastian Hukum, Sidang Devi Taurisa Tersendat, Hakim Sentil Kelalaian Pemanggilan Kejaksaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Lewat Sambung Roso, Kapolresta Sumenep Ajak 12 Kades Jadi Garda Kamtibmas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Kejari Toba dan Perum Jasa Tirta I Perkuat Sinergi, Bahas Pendampingan Hukum OPSDA 2026

Berita Terbaru