Prabowo Harus Tahu! Menteri Purbaya dan Bea Cukai Madura Seolah Tak Berani Sikat Rokok Avatar Milik Oknum PNS Pamekasan

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Aroma busuk dugaan praktik kongkalikong di tubuh Bea Cukai Madura kian menyengat. Rokok ilegal merek Avatar MasterClass, yang dikabarkan diproduksi oleh oknum pegawai negeri MNJ asal Pamekasan, beredar bebas ke berbagai daerah tanpa pernah tersentuh hukum.

Setiap malam, mobil bak terbuka bermuatan rokok tanpa pita cukai melintas dari gudang produksi menuju luar kota. Warga sekitar sudah hafal rutenya, tapi hingga kini tak pernah ada operasi penindakan berarti.

“Semua orang di sini tahu dari mana asalnya. Tapi aneh, tidak pernah disentuh aparat. Seolah mereka punya tameng yang kuat,” ujar warga Pamekasan, Selasa, 21/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Celakanya, walaupun terang terangan, pemilik usaha rokok ilegal Avatar Masterclass yang notabene aparatur sipil negara, bebas menjalankan bisnis hitamnya tanpa rasa takut.

Desta, aktivis peduli Cukai Jatim menyebut fenomena ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap negara.

“Bea Cukai itu seharusnya menjadi benteng penerimaan negara. Tapi di Madura, justru seakan akan berubah jadi pagar makan tanaman. Mereka tegas pada rakyat kecil, tapi tunduk pada pengusaha besar,” sindirnya.

Menurutnya, jika praktik pembiaran ini terus berlanjut, Madura akan menjadi “zona abu-abu” tempat hukum kehilangan wibawa dan moral birokrasi runtuh.

“Setiap batang rokok ilegal yang dibiarkan beredar sama dengan menampar wajah pemerintah pusat. Ini bukan hanya pelanggaran administrasi, tapi kejahatan ekonomi yang sistematis. Presiden harus tahu dengan keadaan yang sangat memperihatinkan ini,” tambahnya.

Adanya fenomena itu, kinerja Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa pun kini diragukan. Sebab, janji “bersih-bersih aparat” yang digaungkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terasa hampa karena hingga kini para mafia rokok ilegal yang bercokol di Pamekesan tidak diusut tuntas.

“Sementara Bea Cukai hanya berani memajang spanduk ‘Gempur Rokok Ilegal’, tapi lumpuh menghadapi mafia sesungguhnya. Apa yang kita harapkan dari Pemerintah ini,” ucapnya.

Ia menegaskan, oknum PNS Munaji harus segera dilakukan penyelidikan intensif , bukan malah dibiarkan bebas  di balik status PNS.

“Negara tidak boleh kalah oleh mafia rokok. Hukum harus menyentuh yang berjas, bukan cuma yang berkaos oblong,” ujarnya.

“Saya tantang Menteri Purbaya dan BC Madur membuktikan kinerjanya demi negara, jangan hanya fokus kepada pencitraan pencitraan belaka,” tandasnya.

Sementara hingga ini terbit, oknum PNS Munaji maupun Kepala Bea Cukai Novian Dermawan belum dapat dikonfirmasi karena keterbatasan akses komunikasi.

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru