Kediri, Jawa Timur – Oktober 2025.
Nama Haryo Putra belakangan kembali ramai diperbincangkan di dunia musik Tanah Air. Musisi asal Kediri, Jawa Timur ini baru saja merilis single terbarunya bertajuk “Ringkes”, yang langsung mencuri perhatian berkat sentuhan piano orkestra dan lirik yang sederhana tapi dalam banget.
“Ringkes itu artinya sederhana, tapi dalam. Kadang cinta nggak perlu dijelaskan panjang—cukup dirasakan, diikhlaskan, dan disimpan dalam-dalam,” ungkap Haryo dalam wawancara eksklusifnya di Kediri.
Kalimat itu bukan sekedar lirik, tapi jadi cerminan gaya bermusik Haryo yang tulus dan apa adanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
—🎤 Dari Lagu Jawa ke Orkestra: Perjalanan Musik yang Nggak Main-Main
Haryo bukan nama baru di dunia musik. Ia memulai kariernya sejak 2009 bersama band Aero lewat lagu pop. Tapi seiring waktu, Haryo justru menemukan jati dirinya lewat eksperimen lintas genre — dari pop, melayu, klasik, popdut, koplo, sampai rock.
Lagu-lagu berbahasa Jawa miliknya seperti “Kahiyang”, “Yoweslah”, “Ngalah”, “Gapuk”, “Tresno Terakhirku”, “Kepekso Wong Tuo”, dan “Kok Tego” sudah lebih dulu dikenal publik lewat media sosial dan status WhatsApp warga Kediri.
Musiknya sederhana, tapi punya kekuatan emosional yang bisa bikin pendengar diam-diam ikut nyanyiin.
—💞 “Cinta Tinggal Cinta” — Dua Dunia, Dua Suasana
Bukan cuma jago bikin lagu Jawa, Haryo juga punya karya pop melayu yang mulai jadi favorit banyak pendengar.
Lagu “Cinta Tinggal Cinta” bahkan dibuat dalam dua versi berbeda:
🎧 Versi Pop Melayu – dinyanyikan Haryo sendiri, dengan nuansa slow rock yang sendu dan elegan.
🎤 Versi Dangdut – dibawakan oleh Shepin Misa, memberi warna baru yang enerjik tapi tetap berisi.
Dua versi ini membuktikan kalau karya ciptaan Haryo bisa menembus batas selera — dari pendengar pop sampai penikmat dangdut koplo.
—❤️ “Jadi Teman Hidupku” & “Sampai Kau Pulang” — Lirik yang Dekat dengan Realita
Masih di jalur pop, Haryo juga menghadirkan dua lagu romantis lain yang nggak kalah menyentuh.
💍 “Jadi Teman Hidupku” menceritakan kisah cinta yang tulus dan penuh kesetiaan, sementara
🌙 “Sampai Kau Pulang” mengisahkan rindu yang nggak sempat terucap tapi tetap terasa dalam.
Keduanya memperlihatkan sisi dewasa Haryo dalam menulis lagu — sederhana, tapi bisa bikin pendengar terbawa suasana.
— 🎼 “Ringkes” — Karya Dewasa dari Musisi yang Nggak Pernah Berhenti Berkembang
Untuk aransemen “Ringkes”, Haryo menggandeng Mas Deden Mahdiyan sebagai komposer dan Mas Afandy sebagai vocal director.
Perpaduan aransemen orkestra dan vokal khas Haryo menghasilkan lagu yang manis, elegan, dan siap masuk playlist siapa pun yang lagi butuh ketenangan.
Musik ini terdengar “ringkes” — tapi justru di situlah kekuatannya.
Setiap nada terasa jujur dan matang, menandai babak baru dalam perjalanan musik Haryo Putra.
—🚀 Dari Kediri untuk Indonesia
Kini seluruh karya Haryo Putra — dari lagu-lagu Jawa seperti Yoweslah dan Gapuk, hingga lagu pop dan melayu seperti Cinta Tinggal Cinta, Jadi Teman Hidupku, Sampai Kau Pulang, dan Ringkes — sudah tersedia di semua platform digital:
📲 Spotify, YouTube, Apple Music, Joox, dan tentu saja TikTok, Instagram Reels, Facebook, hingga status WhatsApp.
Dengan suara khas dan gaya musik yang kaya warna, Haryo membuktikan bahwa musisi daerah juga bisa bersaing secara nasional, tanpa harus kehilangan akar budaya dan kejujuran dalam berkarya.
—📢 Tentang Haryo Putra
Haryo Putra adalah penyanyi sekaligus pencipta lagu asal Kediri, Jawa Timur, yang dikenal dengan karyanya yang lintas genre.
Sejak debutnya pada 2009 bersama band Aero, Haryo terus konsisten menghadirkan musik yang jujur, emosional, dan berkarakter kuat — dari pop melayu, dangdut, hingga orkestra dan lagu Jawa.
—📲 Dengarkan Sekarang:
🎧 Ringkes
🎧 Cinta Tinggal Cinta (Pop & Dangdut ft. Shepin Misa)
🎧 Jadi Teman Hidupku
🎧 Sampai Kau Pulang
🎧 Yoweslah, Gapuk, Kahiyang, Ngalah, Kepekso Wong Tuo, Kok Tego, Tresno Terakhirku
📺 YouTube: Haryo Putra
📱 Instagram / TikTok / Facebook: @haryoputra







