Masa Depan Tanpa Riba : Mengapa Perbankan Syariah Mulai Menjadi Standar Dunia

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Fanisa Alzaira, Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Universitas Tazkia

Nasional – Di tengah dinamika ekonomi global, semakin banyak pihak menyadari bahwa sistem keuangan yang hanya mengutamakan laba tidak lagi cukup. Krisis berulang kali membuktikan bahwa praktik riba dan spekulasi berlebihan menimbulkan ketimpangan, kerentanan ekonomi, dan tekanan sosial. Situasi ini mendorong pencarian sistem keuangan yang adil, beretika, dan berkelanjutan.

Perbankan syariah hadir sebagai salah satu jawaban. Berbeda dengan sistem konvensional, perbankan syariah menolak riba, menekankan prinsip bagi hasil, dan mengedepankan kerja sama (musyarakah). Setiap transaksi harus berbasis kegiatan ekonomi nyata, bukan sekadar spekulasi. Pendekatan ini membuat perbankan syariah lebih stabil, transparan, dan bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa Perbankan Syariah Mulai Menjadi Standar Dunia?

Ada beberapa alasan mengapa sistem keuangan berbasis syariah kini mendapat perhatian global:

1. Keadilan dalam transaksi – keuntungan dan risiko dibagi secara adil antara bank dan nasabah, sehingga mengurangi potensi ketimpangan.
2. Fokus pada ekonomi rill – setiap pembiayaan diarahkan pada sektor produktif yang nyata, bukan spekulatif.
3. Etika dan transparansi – semua akad dijalankan dengan jelas dan jujur, membangun kepercayaan.
4. Nilai sosial dan keberkahan – perbankan syariah menekankan kesejahtraan Masyarakat bukan sekedar keuntungan.
“Islamic banking provides a framework for ethical and socially responsible finance that the world increasingly recognizes.” ( Iqbal, 2021).

Di Indonesia, aset perbankan syariah terus meningkat dan menjadi salah satu pillar ekonomi halal nasional, menurut otoritas jasa keuangan ( OJK ) Dewan Syariah Nasional MUI ( DSN-MUI ) memastikan semua produk layanan tetap sesuai prinsip syariat, sehingga keberkahan menjadi dasar setiap transaksi.

Dukungan teknologi digital, inovasi produk dan meningkatnya kesadaran Masyarakat global terhadap keuangan berkeadilan membuat dunia perlahan mulai mengadopsi prinsip perbankan syariah. Sistem ini dipandang mampu menjawab tantangan ekonomi modern dengan cara yang lebih etis, stabil.

“Masa depan tanpa riba bukan sekadar harapan, tetapi kenyataan yang tumbuh dari nilai, keadilan, dan keberkahan.”

Berita Terkait

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026
Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:18 WIB

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Berita Terbaru