‎Lapas Cipinang Jadi Pusat Penguatan Komunikasi Publik Pemasyarakatan

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai pusat inovasi dan penguatan kapasitas komunikasi publik Pemasyarakatan. Pada Jumat (31/10), Lapas Cipinang menggelar Sosialisasi Pedoman Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi (PASOPATI) yang diikuti oleh lebih dari 750 peserta, baik secara daring dari seluruh Indonesia maupun luring oleh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Daerah Khusus Jakarta.

PASOPATI merupakan pedoman strategis yang dirancang untuk memperkuat sistem komunikasi dalam menghadapi situasi krisis, khususnya ketika muncul isu sensitif di media sosial maupun media konvensional. Dalam paparanya, Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan pentingnya membangun komunikasi publik yang adaptif, tangguh, dan berorientasi pada kepercayaan publik.

“Di era digital, narasi bukan sekadar pelengkap, tetapi penentu persepsi. Kita harus mampu menyampaikan kebenaran dengan cara yang tepat, cepat, dan berdampak,” tegas Wachid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini mendapat apresiasi langsung dari Direktur Teknologi, Informasi, dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, yang menyampaikan penghargaan atas inisiatif Lapas Cipinang dalam menginisiasi dan menyebarluaskan pedoman ini.

“Kami sangat mengapresiasi Lapas Cipinang yang konsisten menjadi pelopor penguatan komunikasi publik Pemasyarakatan. PASOPATI adalah fondasi penting untuk membangun sistem komunikasi krisis yang profesional, terukur, dan terintegrasi,” ujarnya.

Dalam sesi tanya jawab, Bahrul Wijaksana, salah satu narasumber, menekankan bahwa pengelolaan isu krisis harus dilakukan dengan pendekatan sistematis dan berbasis data.

“Kita tidak bisa melawan hoaks dengan emosi. Yang kita butuhkan adalah strategi komunikasi yang cerdas, elegan, dan berbasis fakta. Setiap klarifikasi harus membawa pesan pemulihan, bukan pertentangan,” jelasnya.

Sosialisasi PASOPATI menjadi bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Pemasyarakatan yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta wujud nyata penerapan nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel). Melalui kegiatan ini, Lapas Cipinang memperkuat kapasitas jajaran Pemasyarakatan agar mampu menjaga stabilitas informasi, membangun citra positif institusi, dan menghadirkan komunikasi publik yang kredibel di tengah dinamika sosial yang semakin cepat dan kompleks.

Berita Terkait

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026
Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:18 WIB

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Berita Terbaru