Rembuk Nahdliyin Sumenep Diharapkan Mampu Hasilkan Rekomendasi Solutif untuk Umat

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep menggelar Rembuk Nahdliyin Sumenep, Ahad (02/11/2025), di aula kantor PCNU setempat.

Kegiatan ini menghadirkan beragam elemen Nahdliyin dari berbagai latar belakang — mulai dari politikus, birokrat, pelaku usaha, aktivis, akademisi, hingga kalangan pesantren.

Rembuk tersebut menjadi ruang bersama untuk menampung aspirasi warga NU terhadap berbagai persoalan keummatan, sekaligus merumuskan rekomendasi strategis bagi kemaslahatan masyarakat Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua PCNU Sumenep, KH Abdul Wasid, selaku fasilitator kegiatan, menyampaikan bahwa Rembuk Nahdliyin dimaksudkan untuk menggali langsung pandangan dan kebutuhan warga di berbagai bidang kehidupan.

“Rembuk Nahdliyin ini menjadi sarana menampung aspirasi warga terhadap isu-isu keagamaan, sosial, pendidikan, dan sebagainya. Semoga pertemuan ini membawa keberkahan,” ujarnya kepada Media Center Diskominfo Sumenep.

Selain forum diskusi, panitia juga menyebarkan kuisioner untuk memperluas partisipasi warga NU. Dari total 229 responden yang berasal dari berbagai kecamatan, diperoleh data penting mengenai isu-isu prioritas masyarakat.

 “Kami ingin apa yang dibicarakan betul-betul berasal dari warga NU. Kalau hanya diskusi kecil, khawatir belum bisa mewakili semuanya. Karena itu, kuisioner disebar agar lebih representatif,” jelas KH Abdul Wasid.

Ekonomi Jadi Isu Utama

Hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama yang perlu diperjuangkan NU ke depan, dengan 37 persen responden menempatkannya sebagai isu paling mendesak.

Bidang pendidikan dan pesantren menempati posisi kedua (14 persen), disusul kesehatan dan sosial (11 persen), digitalisasi dan media sosial (10 persen), lingkungan dan kelautan (8 persen), serta budaya, keagamaan, dan politik lokal masing-masing sekitar 7 persen.

Ketua LPTNU Sumenep, Dr Ahmad Shiddiq, yang turut menjadi fasilitator, menegaskan pentingnya forum seperti ini untuk memastikan arah gerak NU benar-benar menjawab kebutuhan warga.

 “Rembuk ini menjadi momentum penting untuk memanggil seluruh elemen Nahdliyin berembuk, bagaimana kemaslahatan NU benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” tandasnya.

Kegiatan Rembuk Nahdliyin Sumenep 2025 diharapkan menjadi model gerakan solutif bagi struktur NU di berbagai tingkatan — mulai dari PCNU, MWCNU hingga PRNU — dalam menyusun arah kebijakan organisasi berbasis kebutuhan nyata warga di lapangan.

Berita Terkait

Gema Iduladha 1447 H, Bos CV Ayunda Permata Sejahtera H. Bambang Budianto Ajak Tebar Keikhlasan dan Kepedulian
Sosok Dermawan dan Rendah Hati, Detikzone.id Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada H. Syafwan Wahyudi Bos DRT The Big Family Sumenep
Mahasiswa Pamekasan Jadikan Nobar “Pesta Babi” sebagai Ruang Refleksi Sosial dan Kemanusiaan
Founder BIP Ali Zainal Abidin: Tidak Akan Ada Benarnya di Mata Manusia, Cukup Wa Ila Rabbika Farghab
Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil
PC DMI dan MUI Sangkapura serta LTMNU Bawean Dorong Penguatan Takmir Lewat Kegiatan Turba
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Ucapkan Selamat Ultah Bupati Fauzi, H. Hosnan Apresiasi Kepemimpinan yang Amanah
Dari Mekkah, Kades Pangarangan Sekaligus Penasehat PKDI Sumenep Sampaikan Doa Haru untuk Bupati Fauzi di Usia ke-47

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:10 WIB

Gema Iduladha 1447 H, Bos CV Ayunda Permata Sejahtera H. Bambang Budianto Ajak Tebar Keikhlasan dan Kepedulian

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:45 WIB

Sosok Dermawan dan Rendah Hati, Detikzone.id Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada H. Syafwan Wahyudi Bos DRT The Big Family Sumenep

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:06 WIB

Mahasiswa Pamekasan Jadikan Nobar “Pesta Babi” sebagai Ruang Refleksi Sosial dan Kemanusiaan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:49 WIB

Founder BIP Ali Zainal Abidin: Tidak Akan Ada Benarnya di Mata Manusia, Cukup Wa Ila Rabbika Farghab

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:58 WIB

Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil

Berita Terbaru