UNIZAR Mataram Perkuat Riset Pariwisata Berkelanjutan, Kolaborasi dengan BRIN dan Pemkab Lombok Tengah

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah– Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) Mataram terus menunjukkan komitmennya dalam membangun pariwisata berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat. Melalui kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Inovasi Daerah (Bapperida) Lombok Tengah, Unizar menyampaikan hasil risetnya dalam Seminar Nasional bertajuk “Membangun Daya Saing dan Kemandirian Daerah melalui Pariwisata Berkelanjutan”, Rabu (12/11/2025) di salah satu hotel kawasan Mandalika.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Bappeda se-Pulau Lombok, akademisi, praktisi pariwisata, serta asosiasi perhotelan di NTB. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Sekda Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya, Kepala Bapperida Loteng H. Lalu Wiranata, S.IP., M.A, dan Kepala PR-DPN BRIN Mahdyanto Wahyu Tryatmoko.

Dalam sambutannya, Rektor Unizar Dr. Ir. Muhammad Ansyar, MP menjelaskan bahwa riset pariwisata berkelanjutan yang dilakukan melihat perkembangan sektor pariwisata di NTB yang terus menggeliat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pariwisata yang menggeliat tentu membawa banyak dampak. Namun, kita harus memastikan geliat itu tidak menimbulkan dampak negatif. Karena itu, pariwisata berkelanjutan berarti menjaga keseimbangan pariwisata tetap hidup tanpa mencabut akar budaya dan kearifan lokal masyarakat,” tegas Ansyar.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kolaborasi Unizar dengan BRIN dan Pemerintah Daerah Lombok Tengah akan terus berlanjut. Hasil riset ini akan menjadi dasar pengambilan kebijakan strategis di sektor pariwisata berkelanjutan.

“Ke depan, kami bersama BRIN dan Pemkab Lombok Tengah akan melanjutkan penelitian lanjutan di berbagai bidang, termasuk kesehatan pariwisata yang melibatkan Fakultas Kedokteran Unizar untuk meneliti aspek kesehatan pengunjung dan masyarakat di destinasi wisata,” tambahnya.

Selain itu, Unizar juga merencanakan riset di bidang pertanian pariwisata, guna memastikan rantai pasok (supply chain) produk lokal dapat menopang kebutuhan sektor wisata.

“Kita ingin memastikan pertanian lokal berperan dalam mendukung destinasi wisata. Jangan sampai kebutuhan pariwisata tidak tersambung dengan potensi pertanian kita sendiri,” ujar Ansyar.

Seminar nasional tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi, antara lain Dr. I Gusti Ayu Dewi (Asisten Deputi Manajemen Strategis Kemenparekraf RI), Suci Emilia Firri, MPA (Peneliti BRIN), Dr. Fathurrahman (Wakil Rektor III Unizar), dan Askar DG Kamis (praktisi pariwisata). red/asn

Berita Terkait

Data SDGs 2026 Desa Hebing: Berpijak Fakta, Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran
Tinjau Wilayah Terdampak Gangguan Air PDAM, Mbak Wali Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga
Dampak Cuaca Ekstrem, Ratusan Nelayan di Pemalang Tidak Melaut
Menikmati Kopi Tanpa Gula dan Jadah Goreng Hangat Pemecah Kantuk Tol Trans Jawa
Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol
Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif
Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun
Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:34 WIB

Data SDGs 2026 Desa Hebing: Berpijak Fakta, Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:52 WIB

Tinjau Wilayah Terdampak Gangguan Air PDAM, Mbak Wali Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:51 WIB

Dampak Cuaca Ekstrem, Ratusan Nelayan di Pemalang Tidak Melaut

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:52 WIB

Menikmati Kopi Tanpa Gula dan Jadah Goreng Hangat Pemecah Kantuk Tol Trans Jawa

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol

Berita Terbaru