Pekalongan — Gelombang dukungan publik pasca-penahanan oknum pengasuh pondok pesantren berinisial AKF (45) terus meluas di Pekalongan, Jawa Tengah. Ribuan warga Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, menggelar aksi solidaritas dengan memasang banner kecaman serta apresiasi di berbagai sudut wilayah setempat pada Minggu (8/6/2026) malam.
Gerakan swadaya masyarakat ini muncul sebagai bentuk ketegasan warga yang menolak wilayah mereka dijadikan ruang aman bagi pelaku kekerasan seksual, sekaligus sebagai dukungan moral bagi Polres Pekalongan Kota dalam menuntaskan perkara tersebut.
Aksi Pasang Banner di Sejumlah Titik Gang
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejak Minggu malam, warga tampak bahu-membahu membersihkan area pemukiman sembari memasang atribut publikasi di sejumlah titik strategis dan pintu masuk gang.
Salah satu atribut yang mencolok memuat pesan kecaman keras terhadap oknum-oknum yang dinilai telah mencemarkan nama baik wilayah Simbang Kulon akibat tindakan asusila tersebut.
Perwakilan warga setempat yang mengenakan atribut khas santri—kaus hitam, sarung putih, dan peci—secara terbuka menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua elemen yang membantu membuka tabir kasus yang semula tertutup rapat ini.
“Kami warga Simbang Kulon Pekalongan mengucapkan terima kasih kepada Den Gus Thuba dan Yakuza Maneges atas terbongkarnya kasus pelecehan seksual di Simbang Kulon. Terima kasih, Gus,” ujar salah seorang perwakilan warga dengan nada tegas.
Menanggapi gerakan masif dan antusiasme masyarakat tersebut, pendiri organisasi Yakuza Maneges, Thuba Topo Broto Maneges atau yang akrab disapa Den Gus Thuba (DGT), menyampaikan apresiasi balik atas sikap tanggap dan berani yang ditunjukkan oleh warga Pekalongan, baik di tingkat kabupaten maupun kota.
“Terima kasih kembali kepada warga Simbang Kulon dan seluruh warga Pekalongan atas respect yang dilakukan terhadap pergerakan organisasi Yakuza Maneges,” ungkap Den Gus Thuba saat dikonfirmasi media.
Lebih lanjut, pimpinan organisasi ini juga menyampaikan penghormatan serta apresiasi serupa kepada jajaran kepolisian yang bergerak taktis. Ia memuji komitmen Kapolres Pekalongan Kota dan Kapolda Jawa Tengah yang tengah memproses penegakan hukum pidana atas perkara ini tanpa tebang pilih.
(Tim Media Yakuza Maneges)
Penulis : Red








