Operasi Zebra Semeru 2025 Dimulai, Polres Sumenep Siapkan Langkah Tegas dan Humanis

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Kepolisian Resor (Polres) Sumenep resmi menggelar Operasi Zebra Semeru 2025 pada 17–30 November 2025. Operasi ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. Senin (17/11/2025)

Dengan mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat”, operasi ini menargetkan penindakan terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan, mulai dari tidak menggunakan helm SNI, sabuk keselamatan, penggunaan ponsel saat berkendara, hingga pengendara di bawah umur.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., menegaskan bahwa operasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Menurutnya, fokus utama adalah menekan angka fatalitas sekaligus meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 “Ops Zebra Semeru 2025 bukan hanya penegakan hukum, tetapi bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, kepolisian akan mengedepankan tindakan humanis, namun tetap tegas kepada pelanggar yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

 “Kami ingin masyarakat menyadari bahwa pelanggaran kecil sekalipun bisa berakibat fatal. Karena itu, edukasi dan penindakan akan kami jalankan secara seimbang,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E., menyampaikan bahwa sejumlah titik rawan kecelakaan telah dipetakan dan akan menjadi prioritas patroli.

 “Kami sudah memetakan lokasi-lokasi dengan tingkat pelanggaran dan kecelakaan yang tinggi. Patroli akan ditingkatkan pada jam-jam tertentu untuk meminimalisir risiko,” ungkap AKP Ninit.

Kasat Lantas juga mengingatkan bahwa pelanggaran yang menjadi sasaran utama bukan hanya helm atau sabuk keselamatan, tetapi juga perilaku berkendara yang membahayakan, seperti melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, hingga berkendara di bawah pengaruh alkohol.

 “Keselamatan adalah kebutuhan, bukan pilihan. Kami mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tutupnya.

Melalui Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Sumenep berharap tercipta budaya tertib dan sadar keselamatan yang berkelanjutan, bukan sekadar saat operasi berlangsung.

Berita Terkait

Aktivis MAKI Blitar Penuhi Panggilan Polisi, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kriminalisasi
Dituding Jadi Penyebab Dapur MBG Mandek, Kepala SPPG Mimbaan Situbondo Melawan Lewat Jalur Hukum
Pasca Harga Pertamax Naik, Ratusan Pesepeda Motor di Pemalang Antri Beli Pertalite
Optimalkan Lahan Kurang Produktif Jadi Sarana Asimilasi Berbasis Agrobisnis
Kajati Jatim Lantik Frendra A.H. Jadi Kajari Situbondo, Tekankan Tegas Namun Humanis
Forkopimda Probolinggo Perkuat Wawasan Kebangsaan, Densus 88 Ingatkan Ancaman Radikalisme Kini Menyasar Generasi Muda
Proyek Rehabilitasi SDN Panyepen 3 Sampang Senilai Rp528 Juta Disorot, Material Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
Kasus BUMD AUKJ Kebumen Memanas, Penasihat Hukum Berharap Penyidik Ungkap Semua Pihak yang Terlibat

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:43 WIB

Aktivis MAKI Blitar Penuhi Panggilan Polisi, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kriminalisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dituding Jadi Penyebab Dapur MBG Mandek, Kepala SPPG Mimbaan Situbondo Melawan Lewat Jalur Hukum

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:53 WIB

Pasca Harga Pertamax Naik, Ratusan Pesepeda Motor di Pemalang Antri Beli Pertalite

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:50 WIB

Optimalkan Lahan Kurang Produktif Jadi Sarana Asimilasi Berbasis Agrobisnis

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:04 WIB

Kajati Jatim Lantik Frendra A.H. Jadi Kajari Situbondo, Tekankan Tegas Namun Humanis

Berita Terbaru