Peran Manusia dalam Kewirausahaan di Tengah Ancaman Otomatisasi dan Robotisasi

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional  – Perkembangan teknologi yang semakin agresif dalam kecerdasan buatan, mesin cerdas, hingga robot industri yang dianggap mengancam posisi manusia dalam dunia usaha. Di banyak sektor, pekerjaan yang dulunya dikerjakan tenaga manusia kini bisa diselesaikan mesin dengan lebih efesien. Namun, anggapan bahwa manusia akan “tamat” dalam ekosistem bisnis sesungguhnya bertentangan persoalan. Dunia kewirausahaan jauh lebih rumit daripada sekedar siapa yang lebih efisien menjalankan tugas rutin.

Tekanan terbesar dari robotisasi justru bukan pada hilangnya pekerjaan, tetapi pada meningkatnya standar persaingan antar pelaku usaha. Perusahaan yang menolak beradaptasi akan tertinggal, sementara yang terlalu bergantung pada teknologi tanpa pemahaman strategi manusia juga bisa kehilangan arah. Banyak usaha kecil mengadopsi teknologi hanya karena tren, bukan karena kebutuhan. Mereka meniru, bukan merancang.

Di sinilah kesenjangan terlihat: bukan antara manusia dan robot, melainkan antara manusia yang mampu membaca perubahan dan yang tidak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika dilihat dari kacamata kewirausahaan, mesin dan robot hanya mampu melakukan fungsi yang sudah diatur secara logis perintah, pola, dan struktur.

Yang tidak bisa robot tidak bisa ambil dalam sisi manusiawi untuk menjalankan usaha,seperti memprediksi perilaku pasar yang tidak stabil, membaca emosi konsumen, memahami budaya lokal, hingga menciptakan gagasan baru saat kondisi berubah mendadak. Justru faktor ketidakpastian inilah yang membuat manusia tetap menjadi pusat kreativitas dan arah usaha

ancaman robot sebenarnya memaksa manusia keluar dari zona nyaman.Pelaku usaha yang selama ini yang hanya bergantung pada cara lama mau tidak mau harus meningkatkan kualitas berpikir. Manusia dituntut bukan hanya bekerja keras, tetapi bekerja cerdas.

Robot memang meningkatkan efisiensi, tetapi usaha justru menjadi lebih menuntut pada sisi-sisi yang tidak bisa dikerjakan mesin. Menciptakan nilai tambah, membangun hubungan dengan pelanggan, menafsirkan tren sosial, hingga membaca peluang pasar jangka panjang-semua itu tetap merupakan ruang manusia. Robot memberikan alat, tetapi manusia menentukan arah.

Intinya, ancaman teknologi adalah ujian bagi mentalitas wirausaha. Transformasi yang terjadi bukanlah tentang manusia versus robot, melainkan tentang adaptasi versus stagnasi. Kewirausahaan masa kini menuntut pergeseran peran: dari pekerja teknis menjadi perancang strategi, dari pengikut arus menjadi penentu arah. Di tengah laju otomatisasi, kemampuan beradaptasi, kepekaan sosial, dan naluri kewirausahaan menjadi pembeda krusial yang tak tergantikan oleh algoritma. Mesin menyediakan efisiensi, tetapi manusia yang menentukan visi, arah, dan nilai tambah hakiki dalam bisnis.

Penulis: Rizwan defriansyah, pendidikan STMIK tazkia

Berita Terkait

BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket di Tengah Maraknya Demonstrasi
Dinamika Formatur PBNU, Khalilur Dukung Gus Kikin Bangun Kepengurusan Representatif
BATAS KEKUASAAN SEBAGAI BAHASA BARU POLITIK 2029
Sinergi Rutan Kelas I Jakarta Pusat dengan PPSU Kelurahan Rawasari, Bergerak Bersama
Haornas ke-43, Dindikpora Pemalang Dorong Masyarakat Budayakan Olahraga
Spektakuler! Parade Siswa dan Drama Teatrikal Buka Maulid Nabi di SMAN 1 Sangkapura Gresik
BPI KPNPA RI Soroti Persoalan Hukum dan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor
Deteksi Dini TBC dan Layanan Kesehatan Gratis: Sinergi Rutan Kelas I Jakarta Pusat dan Sudinkes Jakpus untuk Pemasyarakatan Sehat

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:16 WIB

BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket di Tengah Maraknya Demonstrasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:39 WIB

Dinamika Formatur PBNU, Khalilur Dukung Gus Kikin Bangun Kepengurusan Representatif

Kamis, 10 September 2026 - 11:47 WIB

BATAS KEKUASAAN SEBAGAI BAHASA BARU POLITIK 2029

Rabu, 9 September 2026 - 16:05 WIB

Sinergi Rutan Kelas I Jakarta Pusat dengan PPSU Kelurahan Rawasari, Bergerak Bersama

Rabu, 9 September 2026 - 16:04 WIB

Haornas ke-43, Dindikpora Pemalang Dorong Masyarakat Budayakan Olahraga

Berita Terbaru

SOSBUD

PKDI Sumenep Apresiasi Eksistensi RRI di Usia 81 Tahun

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:05 WIB