Makassar, 25 November 2025 — Sebuah mobil roda empat merek Mitsubishi Xpander warna hitam ditemukan oleh pihak perwakilan Smart Finance Makassar terparkir di halaman Hotel Golten Tulif, Jalan Hasanuddin, pada Selasa (25/11/2025). Kendaraan tersebut diduga merupakan unit pembiayaan yang menunggak angsuran sejak 16 Mei 2022, dan baru membayar 7 kali dari total tenor 36 bulan.
Smart Finance: Unit Seharusnya Atas Nama Debitur Indra
Perwakilan Smart Finance, Indra, yang menjabat sebagai Recapri Remedial Smart Finance Cabang Palu, saat dikonfirmasi via telepon mengatakan bahwa berdasarkan data resmi perusahaan, kendaraan tersebut merupakan unit milik debitur bernama Indra, seorang anggota Polri yang berdomisili di Jalan BTN Griya Palu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Indra menyebutkan bahwa kendaraan yang dimaksud adalah Mitsubishi Xpander dengan nomor polisi DN 1264 BG dan nomor mesin 4A91HD9699, serta terdaftar di bawah nomor kontrak 04562121000508.
“Permohonan pinjaman diajukan sejak 16 September 2021 dengan nilai kurang lebih Rp150 juta, dan angsuran per bulan sebesar Rp7.562.500,” ujar Indra kepada media ini.
Indra juga mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi bahwa kendaraan tersebut berada dalam penguasaan seorang anggota DPRD Donggala berinisial M, meski dalam dokumen resmi pembiayaan unit tersebut bukan atas nama M.
“Yang kami ketahui, kendaraan itu milik Indra, bukan inisial M. Seharusnya pihak yang menguasai unit koperatif. Seharusnya unit diamankan,” tambah Indra.
Tanggapan Anggota DPRD Inisial M
Ketika hendak dikonfirmasi, anggota DPRD Donggala berinisial M memberikan jawaban singkat kepada media ini. M menyatakan bahwa ia tidak keberatan jika persoalan ini diberitakan.
“Saya juga pernah jadi wartawan. Silakan diberitakan, nanti saya jawab,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai dugaan keterlibatan dirinya dalam penguasaan kendaraan bermasalah yang sedang dicari oleh pihak Smart Finance sejak 2022, M menegaskan bahwa dirinya adalah korban.
“Saya ini korban pemalsuan data. Silakan diberitakan,” tutupnya.
Debitur Tak Dapat Dihubungi
Hingga berita ini diterbitkan, Indra, selaku debitur yang tercatat dalam kontrak, belum dapat dihubungi untuk memberikan penjelasan lanjutan terkait temuan kendaraan tersebut.
Penulis : Dian






