Sensasi Nikmati Mangga Istana Pemalang, Makannya Sambil Diputar 

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang- Mangga Istana yang dibudidayakan di Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, tergolong mangga jenis harumanis. Oleh pengelola, para petani diajak bekerja sama untuk mengembangkan wisata petik langsung dari pohon.

Mangga yang sudah tergolong masak pohon ini ,bisa langsung dipetik oleh pengunjung. Tak hanya itu,keunikan mangga favorit pihak Istana Negara ini juga dari cara menikmatinya.

Jika buah mangga pada umumnya ialah dikupas kulitnya lalu dipotong buahnya untuk mengkonsumsi, maka cara berbeda ketika kita akan memakan mangga kebanggaan warga Desa Penggarit ini, cukup diputar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selvi ( 30 ) Salah seorang penikmat Mangga, menuturkan jika Mangga Istana tidak hanya unik pada cara menikmatinya,akan tetapi testur dan warna daging mangganya , berbeda dengan mangga jenis lainnya,

” Saya suka dengan jenis mangga ini, tidak hanya cara menikmatinya yang unik,akan tetapi warna daging buahnya kuning kemerahan serta teksturnya tidak banyak berserat sehingga ketika di makan tidak parkir di sela – sela gigi,” ujarnya sambil ketawa, Senin ( 1/6 ).

Untuk menikmati buah mangga Istana , pertama -tama buah dipotong di bagian tengahnya, lalu kedua ujung mangga diputar berlawanan. Setelah itu, tarik kedua ujung mangga dan buahnya siap dinikmati menggunakan sendok makan.

Cara makan ini bahkan sempat dicatat dalam Rekor MURI karena melibatkan lebih dari 2.000 orang lebih sekaligus menghabiskan tiga ton mangga dalam Festival Mangga tahun 2016 Silam.( Ragil).

Berita Terkait

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 
Ketan Pencot Pemalang Dipercaya Bisa Tambah Energi pada Pagi Hari
Setelah Dua Dekade Vakum, SDN Soddara II Pasongsongan Sumenep Hidupkan Kembali Tradisi Perpisahan Lewat Pentas Seni Budaya
GERBANG KAMPUS BUKAN UNTUK YANG BERKUASA: Seruan Keras Tolak Surat Sakti, Titipan Pejabat, dan Uang dalam Seleksi Mahasiswa Baru
Satu Sosok Dua Amanah: Pimred Teropong Reformasi Sekaligus Ketua DPW PERADMI JatimTegaskan Komitmen Kawal Pers dan Hukum
PWRI Kebumen Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis untuk Umum
Tiga Kades di Situbondo Dinonaktifkan Usai Dugaan Korupsi Dana Desa Miliaran Rupiah, Pemkab Ambil Langkah Tegas
Umat Koting B 1 Sambut Patung Bunda Maria dengan Penuh Sukacita  

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:06 WIB

Sensasi Nikmati Mangga Istana Pemalang, Makannya Sambil Diputar 

Senin, 1 Juni 2026 - 21:04 WIB

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 

Senin, 1 Juni 2026 - 21:02 WIB

Ketan Pencot Pemalang Dipercaya Bisa Tambah Energi pada Pagi Hari

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:42 WIB

Setelah Dua Dekade Vakum, SDN Soddara II Pasongsongan Sumenep Hidupkan Kembali Tradisi Perpisahan Lewat Pentas Seni Budaya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:36 WIB

GERBANG KAMPUS BUKAN UNTUK YANG BERKUASA: Seruan Keras Tolak Surat Sakti, Titipan Pejabat, dan Uang dalam Seleksi Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

NASIONAL

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 

Senin, 1 Jun 2026 - 21:04 WIB