Agenda Besar LASQI 2025–2026 Lahirkan Generasi Baru Seni Musik Islami se-Kabupaten Bogor

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor — Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (DPD LASQI) Kabupaten Bogor sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (RAKER) Tahun 2025 pada Sabtu, 29 November 2025 di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bogor. Agenda besar ini berlangsung khidmat, tertib, dan menyeluruh, dihadiri pengurus LASQI dari 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor bersama tokoh masyarakat dan unsur pemerintah daerah.

RAKER dipimpin langsung oleh Ketua DPD LASQI Kabupaten Bogor, Ajeng Umaroh, S.Pd.I, dan diawali doa oleh Edi KS, mantan Ketua KNPI Kabupaten Bogor periode 2013–2015. Momentum ini menjadi arah pembinaan LASQI secara struktural dan komprehensif—bukan sekadar seremonial atau ajang menaikkan nama satu figur.

Salah satu penegasan penting dalam RAKER adalah komitmen LASQI Kabupaten Bogor untuk tidak menjadikan organisasi ini sebagai “panggung nama”. LASQI menegaskan bahwa organisasi sebesar ini harus dikelola secara serius, terarah, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arah pembinaan dipertegas melalui lima fokus utama,Organisasi dan manajemen kepengurusan; • Pembinaan kemampuan para pengurus dan pelatih; • Pembinaan seni musik Islami (qosidah, marawis, hadroh, gambus, religi); • Pembinaan penampilan dan kualitas seni; • Pembinaan hingga tingkat desa (DPDES).

DPD LASQI juga memastikan bahwa keberadaan DPDES (LASQI tingkat desa) adalah kunci utama pembinaan seni qosidah di Kabupaten Bogor.

Ini menegaskan bahwa LASQI tidak hanya besar di tingkat kabupaten, tetapi hadir hingga akar rumput.

“LASQI harus hadir untuk membina, bukan sekadar mengumpulkan massa untuk kepentingan ketua atau pimpinan. Pembinaan wajib berjalan dari kabupaten, kecamatan, desa hingga kelompok seni,” tegas peserta pleno.

Ketua DPD LASQI Kabupaten Bogor, Ajeng Umaroh, S.Pd.I, menegaskan bahwa LASQI adalah satu-satunya organisasi resmi seni qasidah di Indonesia yang diakui secara nasional. Ia menjelaskan bahwa LASQI Fest, agenda besar tingkat nasional, telah sukses dilaksanakan di Palembang dan merupakan program resmi LASQI.

Ajeng menegaskan bahwa seluruh ikon LASQI—mulai dari logo, lambang, atribut, hingga identitas organisasi—telah memiliki kekuatan hukum.

“LASQI itu satu-satunya di Indonesia. LASQI Fest saja sudah terlaksana di Palembang sebagai program resmi LASQI. Logo, lambang, atribut LASQI semuanya sudah kami hakikan secara hukum. Tidak ada LASQI lain yang bisa mengaku-ngaku LASQI,” tegasnya.

Salah satu perhatian terbesar publik dalam RAKER adalah pemaparan keberhasilan DPK LASQI Kecamatan Citeureup yang dipimpin Ustadz Sugih. Citeureup berhasil membina hingga memiliki 80 grup qosidah aktif.

Capaian ini menjadi bukti bahwa Pembinaan yang serius menghasilkan karya; • LASQI berkembang pesat bila struktur desa dan kecamatan aktif; • Seni qosidah tetap diminati generasi muda bila dikelola dengan strategi modern. Citeureup kini menjadi role model bagi 39 kecamatan lainnya.

RAKER menetapkan keputusan strategis untuk pembinaan tahun 2025–2026, terutama dalam regenerasi seniman muda:

• Giat Seni Musik Islam Anak & Remaja — Mei 2026; • Giat Seni Musik Islam Dewasa — Agustus 2026.

LASQI juga menyatakan komitmen penuh mendukung penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan memastikan seni qosidah tampil pada rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) sebagai bagian dari kolaborasi seni Islam dan budaya Sunda.

RAKER menekankan inovasi agar qosidah semakin menarik bagi generasi muda. LASQI mendorong pengembangan seni kreatif, antara lain:

• Qosidah dipadukan dengan Pencak Silat; • Kolaborasi seni Sunda lainnya.
Kolaborasi ini diyakini mampu memperluas audiens dan memperkuat identitas seni Islami Kabupaten Bogor.

RAKER juga menetapkan klasifikasi resmi pembinaan Kategori Bintang Vokal (BIVO): • Religi; • Religi Pop; • Sholawat; • Gambus. Kategori Grup Qosidah: • Qosidah Rebana; • Qosidah Marawis; • Qosidah Hadroh.

Klasifikasi ini menjadi standar resmi penyelenggaraan seluruh perlombaan LASQI di Kabupaten Bogor Ketua Panitia, Nining Suningsih, menegaskan bahwa RAKER bukan akhir, melainkan awal dari pekerjaan besar.

“Semua DPK LASQI harus mulai mempersiapkan pembinaan dari sekarang. Jangan berhenti di RAKER. Siapkan kader, grup, pelatih, dan utusan terbaik di setiap agenda LASQI,” ujarnya.

Dengan berakhirnya RAKER 2025, LASQI Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya sebagai organisasi pembina, bukan organisasi seremonial. LASQI memastikan seni musik Islami terus berkembang sampai tingkat desa, menjadi kebanggaan masyarakat, dan menjaga syiar Islam di bumi Tegar Beriman.

Penulis : Rahman

Berita Terkait

Prof Tingkes: Bedah Ekonomi Mikro dan Tantangan Kelangkaan di Era 5.0
Era Digital dan Krisis Ekologis, PWPM Jatim Mantapkan Arah Gerakan Pemuda Muhammadiyah
Sambut Nataru, Polres Semarang dan TMJ Hadirkan Pos Strong Point Baru di Jalur Tol
Said Abdullah Dorong PCNU Sumenep Jadi Mesin Perubahan dan Pelopor Perbaikan Ekonomi Umat
Tokoh Muda Jatim Sambut Antusias Terpilihnya Arum Sabil, Titip Harapan Besar untuk Masa Depan Pramuka
Optimalkan Layanan Eksternal pada Masyarakat dan APH, Rutan Pemalang Resmi Miliki PTSP
Petani di Kecamatan Randudongkal Terancam Gagal Panen Akibat Serangan Hama Tikus
Debit Air Meningkat, PLTA Sepakati Pintu Bendungan Danau Maninjau Dibuka

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 00:21 WIB

Prof Tingkes: Bedah Ekonomi Mikro dan Tantangan Kelangkaan di Era 5.0

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:09 WIB

Era Digital dan Krisis Ekologis, PWPM Jatim Mantapkan Arah Gerakan Pemuda Muhammadiyah

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:47 WIB

Sambut Nataru, Polres Semarang dan TMJ Hadirkan Pos Strong Point Baru di Jalur Tol

Rabu, 10 Desember 2025 - 22:20 WIB

Said Abdullah Dorong PCNU Sumenep Jadi Mesin Perubahan dan Pelopor Perbaikan Ekonomi Umat

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:50 WIB

Tokoh Muda Jatim Sambut Antusias Terpilihnya Arum Sabil, Titip Harapan Besar untuk Masa Depan Pramuka

Berita Terbaru