Diskominfo Situbondo Gelar Rembuk Jurnalistik, Dorong Kepatuhan Regulasi dan Pemberitaan Positif

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Situbondo menggelar Rembuk Jurnalistik bertema “Penulisan Jurnalistik Presisi dan Kepatuhan Regulasi Verifikasi Media” di Hotel Lotus Situbondo. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah insan pers dan bertujuan memperkuat kualitas pemberitaan serta memastikan media bekerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Situbondo, Andi Yulian Haryanto, menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Menurutnya, hubungan baik antara pemerintah dan media perlu dijaga agar informasi publik tersalurkan dengan benar.

 “Penting adanya benang merah yang baik antara pemerintah dan media untuk memastikan informasi tersampaikan dengan benar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andi menyampaikan bahwa Pemda Situbondo berkomitmen meningkatkan kapasitas jurnalis melalui berbagai program, termasuk kegiatan Rembuk Jurnalistik serta dukungan terhadap pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Ini adalah upaya untuk mendukung peningkatan kualitas jurnalistik di Kabupaten Situbondo,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan media harus berjalan sesuai regulasi. Selain itu, ia berharap media menyajikan konten yang produktif, positif, serta tidak menimbulkan ambiguitas yang dapat merugikan publik.

“Berita yang disajikan tidak boleh ambigu, karena dapat berdampak tidak positif kepada masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kominfo Situbondo, Ana Kusuma, menekankan bahwa pemberitaan media harus mampu mendukung upaya branding daerah. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menata ulang media yang akan bermitra dengan Diskominfo berdasarkan ketentuan Kominfo Digital (Komdigi), yang mensyaratkan media harus terverifikasi sebelum menjalin kerja sama.

“Ruang gerak untuk kerja sama menjadi lebih sempit karena adanya aturan verifikasi,” ujarnya.

Kegiatan Rembuk Jurnalistik juga menghadirkan pemateri dari Universitas Dr. Soetomo Surabaya, Ahmadi, yang membawakan materi tentang penulisan presisi serta kepatuhan terhadap regulasi verifikasi media. Materi tersebut diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas insan pers di Situbondo.

Acara ditutup dengan harapan agar media yang bekerja sama dengan pemerintah daerah semakin patuh pada regulasi, profesional, dan berkontribusi terhadap iklim informasi yang sehat serta konstruktif.

Berita Terkait

STOP Anggaran Publikasi di Sumenep
Dari Daerah ke Pusat: Lima Tuntutan Mahasiswa dan Pertanyaan yang Tak Kunjung Dijawab
Tim Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Amankan Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal
Dari Anggaran ke Kepentingan: Jejak yang Tidak Transparan
Polri Kawal Ketahanan Pangan di Sumenep, Melon Pertiwi Tunjukkan Hasil Menjanjikan
Tingkatkan Kebugaran dan Imunitas, Warga Binaan Lapas Kendal Ikuti Apel Pagi dan Senam Bersama
Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Driver Online di Pemalang Mengeluh Pendapatan Kian Tergerus
Dukung Ketahanan Pangan, SPPG 2 Polres Kediri Plosoklaten Kembangkan Budidaya Lele dan Sayuran

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:35 WIB

STOP Anggaran Publikasi di Sumenep

Senin, 15 Juni 2026 - 10:25 WIB

Dari Daerah ke Pusat: Lima Tuntutan Mahasiswa dan Pertanyaan yang Tak Kunjung Dijawab

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:32 WIB

Tim Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Amankan Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:47 WIB

Dari Anggaran ke Kepentingan: Jejak yang Tidak Transparan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:17 WIB

Polri Kawal Ketahanan Pangan di Sumenep, Melon Pertiwi Tunjukkan Hasil Menjanjikan

Berita Terbaru

NASIONAL

STOP Anggaran Publikasi di Sumenep

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:35 WIB