Distribusi Bantuan Bencana Harus Segera, Gubernur Sumbar Intruksikan OPD Berperan Aktif

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Sumbar – Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Wilayah Provinsi Sumatera Barat telah diintruksikan oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah untuk berperaran aktif dalam pendustribusian bantuan keseluruh daerah terdampak bencana bajir bandang dan tanah longsor.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, kalau bantuan masuk tidak ada yang boleh menumpuk di Posko, dan harus segera disalurkan secara menyeluruh.

” Setiap bantuan yang masuk harus didistribusikan segera. Seluruh OPD harus ikut membantu pendistribusiannya,” tegas Gubernur Mahyeldi di Padang, Jum’at (12/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyebutkan, 17 hari pasca bencana, bantuan semakin banyak masuk dari berbagai pihak. Dengan semakin banyaknya bantuan yang masuk, skema serupa dinilai sudah tidak relevan untuk diterapkan.

Sebelumnya, pendistribusian bantuan hanya dilakukan OPD teknis seperti Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). .

” Tidak mungkin semuanya kita bebankan kepada Dinsos dan BPBD, mereka juga punya keterbatasan. Itulah alasan kenapa polanya sekarang kita rubah,” ungkap Mahyeldi.

Selanjutnya, Mahyeldi juga menyoroti percepatan validasi data di Posko Terpadu Penanggulangan Darurat Bencana Alam Sumbar. Menurutnya, akurasi dan kelengkapan data, sangat dibutuhkan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi dampak bencana.

” Proses rekapitulasi data terus kita pantau secara berkala. Agar akurasi dan validasinya terjaga,” tambah Gubernur.

Berdasarkan rekapitulasi sementara, total jumlah korban terdampak bencana di Sumatera Barat hingga Jum’at (12/12), sebanyak 241 orang meninggal dunia, 93 hilang, dan 382 luka-luka. Sedangkan jumlah total masyarakat terdampak sebanyak 296.307 jiwa.

Jumlah rumah rusak ringan sebanyak 5.421 unit, rusak sedang 1.132, dan rusak berat sebanyak 1.539. Selain itu, bencana juga telah berdampak pada 7.227 hektar sawah, 7.284 hektar lahan, dan 1.125 hektar kebun masyarakat.

Penulis : Honest

Berita Terkait

Porsadin III Kota Kediri Resmi Dibuka, Momentum Strategis Bentuk Karakter Luhur Santri ​
Cegah Kasus Gagal Bayar, Anggota DPR -RI Rizal Bawazier Desak Pengesahan RUU Perkoperasian
Dari Kantor Ke Jalanan Bupati Pemalang Beri Teladan Lewat Aksi Jum,at Bersih
Camat Randudongkal Turun Gunung Monitor dan Pendampingan Desa Pada Pemeriksaan AMJ Kades 
Gus Lilur Dorong Pemimpin NU Dukung Keberlanjutan Prabowo–Gibran demi Keutuhan Republik
Lestarikan Kearifan Lokal, Camat Randudongkal Hadiri Tradisi Tumpengan Takir di Acara Suronan
AMALK Berencana Dirikan Posko di Alun-Alun Kebumen Dukung Penuntasan Kasus BUMD AUKJ
NBI Usulkan Duet Kiai dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026–2031

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:44 WIB

Porsadin III Kota Kediri Resmi Dibuka, Momentum Strategis Bentuk Karakter Luhur Santri ​

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:09 WIB

Cegah Kasus Gagal Bayar, Anggota DPR -RI Rizal Bawazier Desak Pengesahan RUU Perkoperasian

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dari Kantor Ke Jalanan Bupati Pemalang Beri Teladan Lewat Aksi Jum,at Bersih

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:17 WIB

Camat Randudongkal Turun Gunung Monitor dan Pendampingan Desa Pada Pemeriksaan AMJ Kades 

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:47 WIB

Gus Lilur Dorong Pemimpin NU Dukung Keberlanjutan Prabowo–Gibran demi Keutuhan Republik

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Polsek Bluto Sumenep Berhasil Amankan Pelaku Curanmor

Minggu, 21 Jun 2026 - 12:30 WIB