Ketika Segepok Uang Tak Bertuan di ATM Pamolokan Sumenep Menguji Kejujuran

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Segepok uang pecahan Rp50 ribu tampak masih tertinggal di mesin ATM di kawasan SPBU Pamolokan, Sumenep, Jumat (2/1/2026), sebelum akhirnya diamankan oleh petugas. Peristiwa ini menjadi pengingat penting tentang kehati-hatian bertransaksi dan nilai kejujuran di ruang publik.

Keterangan Foto: Segepok uang pecahan Rp50 ribu tampak masih tertinggal di mesin ATM di kawasan SPBU Pamolokan, Sumenep, Jumat (2/1/2026), sebelum akhirnya diamankan oleh petugas. Peristiwa ini menjadi pengingat penting tentang kehati-hatian bertransaksi dan nilai kejujuran di ruang publik.

Sumenep – Sebuah insiden sederhana namun sarat makna terjadi di sebuah mesin ATM yang berada di area SPBU Pamolokan, Kabupaten Sumenep, Jumat (2/1/2026).

Segepok uang pecahan lima puluh ribuan diketahui tertinggal dan belum dicabut oleh pemiliknya setelah transaksi dilakukan.

Kejadian ini sontak menarik perhatian warga sekitar. Alih-alih dimanfaatkan, uang tersebut justru diamankan dan diinformasikan kepada publik oleh orang yang berada di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah pernyataan pun disampaikan dengan nada kepedulian dan kejujuran.

“Yang merasa tadi ngambil uang di ATM POM Bensin Pamolokan ini masih belum diambil ya uangnya, mungkin tadi lupa atau bagaimana, segera langsung diambil di Pamolokan,” ujar salah satu saksi di lokasi.

Tak berselang lama, uang yang masih belum dicabut dari mesin ATM tersebut akhirnya diamankan oleh petugas SPBU Pamolokan, Sumenep. Langkah cepat dan sigap ini dilakukan demi menjaga keamanan uang sekaligus memastikan hak pemiliknya tetap terlindungi.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat tentang dua hal mendasar bahwa kehati-hatian dalam bertransaksi dan nilai kejujuran yang masih hidup di tengah masyarakat.

Di tengah maraknya kasus kehilangan dan penyalahgunaan, tindakan warga yang memilih untuk menjaga hak orang lain patut diapresiasi.

Selain itu, kejadian ini juga menjadi edukasi bagi pengguna ATM agar selalu memastikan uang telah diambil sebelum meninggalkan mesin, terutama di tempat umum yang ramai. Kelalaian kecil bisa berujung kerugian besar bila tidak disertai kepedulian sosial.

Insiden di Pamolokan ini mungkin tampak sepele, namun nilai moral yang terkandung di dalamnya menjadikannya cerita bermakna di awal tahun 2026: bahwa kejujuran masih menemukan ruangnya di tengah kehidupan sehari-hari masyarakat Sumenep.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bukan Sekadar Expo, Tiga Media di Sumenep Satukan Jurnalisme, Budaya, Seni dan UMKM: Senator Ning Lia hingga Pemprov dan Pemkab Beri Apresiasi
Disambut Meriah di Media Expo 2026 Sumenep, Ning Lia Ajak Media Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
PC Muslimat NU Bawean Gelar Forum Silaturahmi, KH Moh. Qosim Bahas Tantangan Mendidik Anak di Era Digital 
Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto Apresiasi 3 Santri Ponpes Syeh Abdurrahman Rabah Pamekasan, Juara Nasional Debat dan Pidato Bahasa Mandarin, Raih Reward 7 Hari ke Tiongkok
KH Moh. Qosim Tekankan Pentingnya Ilmu dan Pendidikan Anak dalam Pengajian Milad ke-35 PP Miftahul Ulum Kareteng
Penyerahan Dokumen SKT, Kemendagri Tegaskan Posisi Yakuza Maneges sebagai Mitra Strategis Negara
Sembilan Nelayan Raas Hadapi Persoalan Hukum di Australia, Cak Fauzi Fasilitasi Pemulangan hingga Kampung Halaman
Cak Fauzi Dukung Media Expo 2026, Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Bukan Sekadar Expo, Tiga Media di Sumenep Satukan Jurnalisme, Budaya, Seni dan UMKM: Senator Ning Lia hingga Pemprov dan Pemkab Beri Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Disambut Meriah di Media Expo 2026 Sumenep, Ning Lia Ajak Media Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:34 WIB

PC Muslimat NU Bawean Gelar Forum Silaturahmi, KH Moh. Qosim Bahas Tantangan Mendidik Anak di Era Digital 

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto Apresiasi 3 Santri Ponpes Syeh Abdurrahman Rabah Pamekasan, Juara Nasional Debat dan Pidato Bahasa Mandarin, Raih Reward 7 Hari ke Tiongkok

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:25 WIB

KH Moh. Qosim Tekankan Pentingnya Ilmu dan Pendidikan Anak dalam Pengajian Milad ke-35 PP Miftahul Ulum Kareteng

Berita Terbaru