SUMENEP— Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Manding menggelar sosialisasi bantuan Irigasi Perpompaan kepada kelompok tani, Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman teknis sekaligus menjelaskan mekanisme pengusulan bantuan kepada para petani penerima manfaat.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh perwakilan kelompok tani se-Kecamatan Manding dan dipimpin langsung oleh Koordinator Penyuluh (Korluh) setempat. Dalam pemaparannya, Achmad Syarif Nur F, S.P., M.P., menyampaikan bahwa bantuan irigasi perpompaan merupakan program strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, kelompok tani dapat memahami persyaratan, tata cara pengusulan, serta pemanfaatan bantuan irigasi perpompaan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Syarif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 29 kelompok tani yang telah masuk dalam daftar calon usulan penerima bantuan irigasi perpompaan. Namun demikian, seluruh kelompok tani tersebut masih harus melalui tahapan verifikasi administrasi dan penilaian lapangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Lahan yang diusulkan minimal harus memiliki areal tanam padi seluas 5 hektare. Selanjutnya akan dilakukan peninjauan lapangan untuk memastikan kesiapan kelompok tani dan kesesuaian lokasi dengan kriteria program,” tambahnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, BPP Manding berharap bantuan irigasi perpompaan dapat disalurkan secara tepat sasaran, efektif, dan mampu menunjang ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.
Penulis : Redaksi







