Situbondo – Jembatan Limpas Sliwung yang kondisinya kian rapuh membuat keselamatan warga sekitar menjadi perhatian utama. Jembatan ini tampaknya membutuhkan perhatian serius untuk memastikan keamanan warga yang menggunakannya sehari-hari.
Masih segar di benak kita, tragedi jembatan gantung Galumpang-Panyapu yang baru diresmikan setahun lalu dan kemudian mengalami keruntuhan, menjadi contoh betapa pentingnya pengawasan dan perawatan infrastruktur.
Kita berharap pihak terkait dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki Jembatan Limpas Sliwung dan memastikan keselamatannya bagi warga.
“Ini bukan soal retak atau miring, ini soal keselamatan manusia. Setiap hari orang tua, anak-anak, pekerja yang harus melintas, karena Jembatan Limpas Sliwung merupakan jalur utama, bukan alternatif,” kata Hartadi Rahmat, Pakar Pemerhati Kebijakan Publik dan Ketua LSM Perjuangan Rakyat.
“Setiap pagi dan sore, ratusan warga melintas dari Desa Sliwung, Kecamatan Panji menuju ke Desa Kotakan, Kecamatan Kota dengan perasaan was-was karena kondisi jembatan yang semakin rapuh. Kondisi ini sudah menjadi ancaman nyata bagi warga, bukan hanya persoalan bangunan saja.”
Pria yang dikenal vokal ini juga berharap pemerintah pusat maupun daerah mengevaluasi keberadaan dan kondisi Jembatan Limpas Sliwung dan berharap agar segera menggantikannya dengan jembatan gantung yang dianggap cocok dengan kontur kedua desa.
“Kami harap pemerintah tidak hanya menanggapi ini sebagai isu biasa, tapi sebagai prioritas untuk keselamatan warga,” tegas Hartadi.
Penulis : Anton







