Jembatan Limpas Sliwung Situbondo Kian Rapuh Ancam Keselamatan Warga

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo – Jembatan Limpas Sliwung yang kondisinya kian rapuh membuat keselamatan warga sekitar menjadi perhatian utama. Jembatan ini tampaknya membutuhkan perhatian serius untuk memastikan keamanan warga yang menggunakannya sehari-hari.

Masih segar di benak kita, tragedi jembatan gantung Galumpang-Panyapu yang baru diresmikan setahun lalu dan kemudian mengalami keruntuhan, menjadi contoh betapa pentingnya pengawasan dan perawatan infrastruktur.

Kita berharap pihak terkait dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki Jembatan Limpas Sliwung dan memastikan keselamatannya bagi warga.

“Ini bukan soal retak atau miring, ini soal keselamatan manusia. Setiap hari orang tua, anak-anak, pekerja yang harus melintas, karena Jembatan Limpas Sliwung merupakan jalur utama, bukan alternatif,” kata Hartadi Rahmat, Pakar Pemerhati Kebijakan Publik dan Ketua LSM Perjuangan Rakyat.

“Setiap pagi dan sore, ratusan warga melintas dari Desa Sliwung, Kecamatan Panji menuju ke Desa Kotakan, Kecamatan Kota dengan perasaan was-was karena kondisi jembatan yang semakin rapuh. Kondisi ini sudah menjadi ancaman nyata bagi warga, bukan hanya persoalan bangunan saja.”

Pria yang dikenal vokal ini juga berharap pemerintah pusat maupun daerah mengevaluasi keberadaan dan kondisi Jembatan Limpas Sliwung dan berharap agar segera menggantikannya dengan jembatan gantung yang dianggap cocok dengan kontur kedua desa.

“Kami harap pemerintah tidak hanya menanggapi ini sebagai isu biasa, tapi sebagai prioritas untuk keselamatan warga,” tegas Hartadi.

 

Penulis : Anton

Berita Terkait

Paving Alun-Alun Kraksaan Rusak Lagi, DPKPP Probolinggo Lempar Alasan: Kendaraan Roda Empat Disalahkan
Tepat Waktu dan Tepat Mutu, CV Pelita dan Unggul Sukses Rampungkan Rehab Gedung Kawedanan Besuki
Proyek Pasar Ikan Tanpa Papan Informasi Ditolak Nelayan Banyuates, Ganti Rugi Rumpon Rp 6 Miliar Belum Dibayar
Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Dusun Tabata Sumenep Pilih Swadaya Tanpa Uluran Tangan Desa
Baghraf City Property Sumenep Tawarkan Rumah Baru, Rumah Second, Lahan, hingga Jasa Renovasi dan Pembangunan
Jalan Desa Arjasa Mulus, Warga Karon dan Ketowan Rasakan Akses Lebih Cepat dan Ekonomi Kian Bergerak
Pengukuran Sudah, Pengerjaan Nol! Proyek PSU Perum Bukit Damai Sumenep Diduga Macet di Meja Provinsi
Proyek Irigasi P3-TGAI Bira Tengah Disorot: Asta Hippa Bantah Tumpang Tindih, Jawaban Pj Kades Dinilai Janggal

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:42 WIB

Jembatan Limpas Sliwung Situbondo Kian Rapuh Ancam Keselamatan Warga

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:51 WIB

Paving Alun-Alun Kraksaan Rusak Lagi, DPKPP Probolinggo Lempar Alasan: Kendaraan Roda Empat Disalahkan

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:27 WIB

Tepat Waktu dan Tepat Mutu, CV Pelita dan Unggul Sukses Rampungkan Rehab Gedung Kawedanan Besuki

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:19 WIB

Proyek Pasar Ikan Tanpa Papan Informasi Ditolak Nelayan Banyuates, Ganti Rugi Rumpon Rp 6 Miliar Belum Dibayar

Minggu, 21 Desember 2025 - 19:24 WIB

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Dusun Tabata Sumenep Pilih Swadaya Tanpa Uluran Tangan Desa

Berita Terbaru