Pendopo Agung Menjadi Saksi Bersejarah, Bupati Fauzi Resmi Lantik Lima Komisioner KI Sumenep

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengambil sumpah jabatan lima komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep periode 2025–2029 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (23/1/2026). Lima komisioner yang dilantik adalah Ahmad Ainol Horri, Hasdani Roi, Rifa’l S.Ag., SH., MH, Winanto, dan Kamarullah, SH., MH. Pelantikan ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan integritas pelayanan publik.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengambil sumpah jabatan lima komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep periode 2025–2029 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (23/1/2026). Lima komisioner yang dilantik adalah Ahmad Ainol Horri, Hasdani Roi, Rifa’l S.Ag., SH., MH, Winanto, dan Kamarullah, SH., MH. Pelantikan ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan integritas pelayanan publik.

SUMENEP — Jumat, 23 Januari 2026, Pendopo Agung Keraton Sumenep menjadi saksi pelantikan lima komisioner terpilih Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep periode 2025–2029. Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan dihadiri oleh Wakil Bupati, anggota Forkopimda, pejabat Sekretariat Daerah, para asisten, pimpinan OPD, Camat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi mengawali acara dengan rasa syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bisa berlangsung dengan khidmat. Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada para komisioner baru dan sekaligus penghargaan kepada komisioner periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya.

Calon pemimpin masa depan Jatim ini menekankan bahwa amanah yang diterima para komisioner bukanlah tanggung jawab ringan. Dibutuhkan integritas, independensi, profesionalisme, dan keberanian moral dalam menjalankan tugas, khususnya dalam menyelesaikan sengketa informasi, mendorong kepatuhan badan publik, serta mengedukasi masyarakat mengenai hak dan kewajiban memperoleh informasi publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bupati, Komisi Informasi adalah pilar penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008. Undang-undang ini menegaskan bahwa hak memperoleh informasi adalah hak asasi setiap warga negara, dan keterbukaan informasi menjadi ciri utama pemerintahan yang demokratis, akuntabel, dan berintegritas.

“Keberadaan KI menjadikan lembaga ini strategis untuk menjamin hak masyarakat atas informasi sekaligus mendorong badan publik agar semakin transparan dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa Komisi Informasi harus mampu menjadi penjaga keseimbangan antara hak publik untuk mengetahui dan kewajiban badan publik dalam melindungi informasi yang dikecualikan sesuai aturan. Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen penuh untuk mewujudkan pemerintahan terbuka, transparan, dan akuntabel.

“Keterbukaan informasi bukanlah ancaman, melainkan kekuatan untuk membangun kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyebutkan bahwa dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia, hanya lima daerah yang memiliki lembaga Komisi Informasi, yakni Kabupaten Bangkalan, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bulukumba, dan Kabupaten Sumenep.

“Hal ini menunjukkan posisi strategis Sumenep dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas publik.
Bupati menekankan empat harapan utama kepada komisioner yang baru dilantik,” ucapnya.

Pertama, mendorong peningkatan kepatuhan badan publik dalam pengelolaan dan pelayanan informasi publik.

Kedua, memperkuat fungsi mediasi dan ajudikasi sengketa informasi secara adil, cepat, dan transparan. Ketiga, berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun budaya keterbukaan informasi.

Keempat, khusus kepada para komisioner baru, Bupati menegaskan pentingnya menjaga independensi dan integritas, berdiri di atas kepentingan hukum dan keadilan, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadi, kelompok, maupun tekanan pihak manapun.

Bupati menutup sambutannya dengan doa, berharap Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, dan perlindungan bagi seluruh komisioner dalam menjalankan tugas pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Pelantikan lima komisioner ini menjadi tonggak penting bagi Sumenep dalam memperkuat keterbukaan informasi publik, akuntabilitas pemerintahan, dan integritas birokrasi.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Program Presiden Prabowo Menyentuh Desa, Dandim 0210/TU Resmikan Jembatan Bailey Aek Uram di Pakkat
Di Tengah Ketidakpastian Nasib, PPPK Paruh Waktu Sumenep Perkuat Barisan Lewat Pembentukan Korcam Gapura
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Dorong KNPI Jadi Motor Penggerak Perubahan Generasi Muda
Pemkab Probolinggo Tegaskan Kepatuhan Digitalisasi Pengadaan, Siap Gelar PBJ SAE Awards 2026
Siasati Efisiensi Anggaran, Pemkab Probolinggo Jajaki Skema Creative Financing lewat KPBU
Muskab KORPRI Sumenep: Wabup Tegaskan ASN Harus Solid, Adaptif, dan Siap Layani Publik Lebih Cepat
Pariwara Antikorupsi 2026 Jadi Gerakan Masif Tanamkan Budaya Anti Korupsi di Probolinggo
Optimalkan Tata Kelola Pariwisata, Pemkab Probolinggo Gelar Sosialisasi Tiket Online Kawasan Bromo

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:20 WIB

Program Presiden Prabowo Menyentuh Desa, Dandim 0210/TU Resmikan Jembatan Bailey Aek Uram di Pakkat

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:26 WIB

Di Tengah Ketidakpastian Nasib, PPPK Paruh Waktu Sumenep Perkuat Barisan Lewat Pembentukan Korcam Gapura

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:32 WIB

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Dorong KNPI Jadi Motor Penggerak Perubahan Generasi Muda

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:25 WIB

Pemkab Probolinggo Tegaskan Kepatuhan Digitalisasi Pengadaan, Siap Gelar PBJ SAE Awards 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:22 WIB

Siasati Efisiensi Anggaran, Pemkab Probolinggo Jajaki Skema Creative Financing lewat KPBU

Berita Terbaru