Sumenep– Sebagai langkah nyata mendukung penguatan ekonomi kerakyatan, SKK Migas bekerja sama dengan Medco Energi Madura menginisiasi asesmen terhadap potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Giligenting.
Kegiatan ini dilakukan untuk memetakan profil usaha lokal dan menyongsong program nasional yang menetapkan UMKM sebagai pilar utama ekonomi Indonesia pada 2026.
Asesmen bertujuan untuk mengidentifikasi profil usaha, potensi unggulan, serta tantangan yang dihadapi para pelaku usaha di lapangan. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar bagi Medco Energi dalam menyusun program pendampingan komprehensif, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, akses pembiayaan, hingga perluasan jaringan pemasaran digital.
Hasil asesmen akan disesuaikan dengan kebutuhan lokal, termasuk pelatihan kapasitas usaha, akses pembiayaan, dan pengembangan jalur pemasaran berbasis potensi daerah guna meningkatkan daya saing UMKM.
Ketua BISMA, Alfian Hermansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pendataan, melainkan bentuk komitmen perusahaan dalam menciptakan sinergi dengan masyarakat sekitar wilayah operasi.
“Kami percaya bahwa potensi ekonomi lokal yang kuat mendukung keberlanjutan operasional perusahaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujarnya di sela-sela kegiatan, Jumat (30/01/2026).
Ia menambahkan, hasil asesmen akan dijadikan landasan untuk merancang program yang tepat guna dan kolaboratif dengan pemangku kepentingan terkait. Program ini juga selaras dengan kebijakan pemerintah melalui platform Sapa UMKM dan pemberian kartu usaha produktif.
“Dengan adanya integrasi ini, Medco Energi berharap para pelaku UMKM di Kecamatan Giligenting dapat lebih mudah mengakses fasilitas layanan terpadu dan peluang penguatan kapasitas yang disediakan oleh negara,” tambah Alfian.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM lokal, memperkuat ekonomi kerakyatan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Giligenting secara berkelanjutan.
Penulis : Redaksi







