Puncak Musim Hujan, Kawasan Pantura Genuk Minim Banjir Berkat Kolaborasi Pemkot Semarang dan BBWS Pemali-Juana

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Meski berada pada periode puncak musim hujan Januari, kawasan Pantura Genuk, khususnya di sekitar Jalan Raya Kaligawe, terpantau relatif minim genangan banjir.

Kondisi ini merupakan hasil dari upaya antisipatif dan kolaboratif yang dilakukan oleh Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pamali Juana dalam pengendalian banjir di wilayah tersebut.

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, mengatakan salah satu langkah utama yang dilakukan adalah pemaksimalan pengoperasian rumah pompa di wilayah hilir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari BBWS itu dilakukan pemaksimalan pompa Tenggang dan Sringin. Di Tenggang debitnya 12.000 liter per detik dan di Sringin 10.000 liter per detik,” ujar Suwarto pada Senin (2/2/2026).

Di rumah pompa Tenggang, saat ini enam unit pompa dioperasikan secara penuh dengan total debit 12.000 liter per detik.

Masing-masing pompa memiliki kapasitas 2.000 liter per detik dan dijalankan secara non-stop untuk mengendalikan potensi genangan air dari wilayah hulu.

Sementara itu, Rumah Pompa Sringin mengoperasikan lima unit pompa dengan total debit 10.000 liter per detik, dengan kapasitas yang sama per unit.

Pengoperasian pompa Sringin difokuskan untuk mencegah limpasan air yang berpotensi mengganggu Jalan Raya Kaligawe sebagai jalur nasional Pantura dengan arus lalu lintas tinggi.

Selain pengoperasian pompa, DPU Kota Semarang bersama BBWS Pamali Juana juga melakukan pengerukan sedimen di sejumlah titik strategis.

“Ada upaya kolaborasi antara Pemerintah Kota Semarang dengan BBWS Pamali Juana dalam hal kita melakukan pengerukan bersama saluran di sepanjang Jalan Kaligawe, saluran di sisi selatan Jalan Kaligawe,” jelas Suwarto.

Pihaknya menyampaikan jika kegiatan pengerukan tersebut telah berjalan sekitar satu bulan dengan mengerahkan alat berat dari DPU dan BBWS, didukung armada dump truk.

Pengerukan juga dilakukan di Kelurahan Bangetayu Wetan dan Kelurahan Karangroto untuk menjaga kapasitas saluran tetap optimal dan bersih dari endapan sedimen.

DPU Kota Semarang juga akan melanjutkan pengerukan di Jalan Padi Raya yang selama ini menjadi salah satu titik pusat genangan di wilayah Genuk, serta di saluran samping rel dan tepi Jalan Muktiharjo Raya.

Pada beberapa titik di bawah jembatan, jalan dan rel kereta api, pengerukan dilakukan secara manual karena tingginya risiko terhadap utilitas sinyal kereta api.

Melalui langkah terpadu ini, Pemerintah Kota Semarang memastikan pengendalian banjir di kawasan Genuk terus diperkuat agar aktivitas masyarakat dan kelancaran mobilitas di jalur Pantura tetap terjaga selama musim penghujan.

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep
Mabes TNI Sisir 4 Lokasi KDKMP di Sumenep, Begini Hasil Pemeriksaannya
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi
Malam-Malam Satresnarkoba Bergerak, Dua Pria Diamankan dalam Kasus Sabu di Sumenep
Perhutani dan Dandim Sumenep Bergerak Bersama, Kelestarian Hutan Jadi Tanggung Jawab Bersama
Diduga Edarkan Sabu di Talango Sumenep, 2 Pria Diciduk
Curi Dua Ekor Ayam di Bluto Sumenep, Tiga Anak Diamankan Polisi
Kodim Sumenep Bidik 1.092 Calon Prajurit TNI AD, Dandim Tegas: Jangan Ada Calo!

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Mabes TNI Sisir 4 Lokasi KDKMP di Sumenep, Begini Hasil Pemeriksaannya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Malam-Malam Satresnarkoba Bergerak, Dua Pria Diamankan dalam Kasus Sabu di Sumenep

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Perhutani dan Dandim Sumenep Bergerak Bersama, Kelestarian Hutan Jadi Tanggung Jawab Bersama

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB