Bangun Rumah Tangga Nol Rupiah, KUA Lenteng Sumenep Hadirkan Nikah Gratis

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Di tengah masih maraknya anggapan bahwa mengurus pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) membutuhkan biaya besar dan proses berbelit, KUA Kecamatan Lenteng justru tampil mematahkan stigma tersebut.

Melalui komitmen pelayanan publik yang transparan dan humanis, KUA Lenteng menegaskan bahwa akad nikah di kantor KUA gratis tanpa pungutan, khususnya bagi pasangan perawan dan perjaka.

Kepala KUA Kecamatan Lenteng, Zainori, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa institusi yang dipimpinnya terus berupaya mengoptimalkan layanan masyarakat, tidak hanya sebatas administrasi pencatatan nikah, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pembinaan keluarga sejak awal membangun rumah tangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KUA adalah rumah pelayanan umat. Kami ingin memastikan setiap warga yang datang mendapatkan haknya secara maksimal, cepat, dan transparan. Tidak ada biaya tersembunyi, tidak ada prosedur yang mempersulit,” ujar Zainori saat ditemui, Senin (9/2/2026).

Ia menekankan, berdasarkan regulasi yang berlaku, pelaksanaan akad nikah di kantor KUA pada hari dan jam kerja tidak dipungut biaya sepeser pun. Kebijakan ini secara khusus berlaku bagi pasangan perawan dan perjaka yang menikah untuk pertama kalinya.

“Bagi pasangan perawan dan perjaka yang melangsungkan akad nikah langsung di kantor KUA pada hari dan jam kerja, kami tegaskan biayanya nol rupiah. Gratis,” tegasnya.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah nyata negara dalam meringankan beban masyarakat, sekaligus mendorong tertib administrasi kependudukan sejak awal pernikahan. Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bentuk perlindungan bagi masyarakat dari praktik pungutan liar yang kerap mencederai layanan publik.

Lebih lanjut, KUA Lenteng mengimbau masyarakat agar melakukan pendaftaran nikah secara mandiri dan mengikuti alur resmi yang telah ditetapkan. Langkah ini penting untuk memastikan proses pernikahan berjalan sesuai aturan dan terhindar dari oknum tidak bertanggung jawab.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu datang langsung ke KUA. Tanyakan, pastikan, dan ikuti prosedur resmi. KUA Lenteng siap melayani dengan terbuka dan profesional,” pungkas Zainori.

Dengan pelayanan yang transparan dan bebas biaya, KUA Lenteng berharap dapat menjadi contoh pelayanan publik yang bersih, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Penulis : **

Berita Terkait

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan
Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS
Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026
Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid
Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir
Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan
PC DMI, MUI Sangkapura, dan LTMNU Bawean Gelar Turba, Perkuat Pengelolaan Masjid

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB