SUMENEP – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) DPC Sumenep mengajak seluruh umat Islam menjadikan Ramadhan sebagai momentum transformasi diri menuju pribadi yang lebih baik, baik secara spiritual, sosial, maupun moral.
Ketua PKDI Sumenep, Ubaid Abdul Hayat, mengatakan bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi merupakan bulan pendidikan jiwa yang sarat dengan nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama.
“Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki niat, memperkuat iman, serta membangun kebiasaan ibadah yang lebih berkualitas. Jika dijalani dengan sungguh-sungguh, Ramadhan mampu melahirkan perubahan positif dalam diri setiap Muslim,” ujarnya, Senin, 15/2.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan pentingnya persiapan sejak dini, mulai dari meluruskan niat, meningkatkan ibadah harian, memperbanyak membaca Al-Qur’an, hingga menjaga akhlak dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kesiapan lahir dan batin akan sangat menentukan kualitas ibadah selama bulan suci.
Selain aspek spiritual, Ubaid juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan sosial dan memperkuat persaudaraan. Ramadhan, kata dia, harus menjadi momentum untuk saling memaafkan, menumbuhkan empati, serta mempererat persatuan di tengah masyarakat.
“Dengan hati yang bersih dan semangat kebersamaan, Ramadhan akan menjadi bulan yang penuh keberkahan, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat secara luas,” tambahnya.
PKDI Sumenep berharap, melalui semangat Ramadhan, umat Islam dapat menjadikannya sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih bermakna, berakhlak, dan berorientasi pada kebaikan bersama.







