Muncul Lautan Manusia Pada Tradisi Ngabuburit Talang Kendaldoyong Pemalang

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Tradisi ngabuburit di Indonesia usai waktu Subuh atau menjelang berbuka puasa Ramadan seringkali berubah menjadi momen lautan manusia, di berbagai pusat keramaian seperti Pantai, Alun -alun, Jalan Desa ataupun jalanan dekat pusar perbelanjaan, antusiasme warga biasanya sangat tinggi pada hari pertama, kedua dan selanjutnya di bulan Ramadan.

Di kabupaten Pemalang,ada tempat favorit buat Ngabuburit jalan-jalan baik pagi hari ataupun sore, Tempatnya di Dusun Talang, Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan, Pemalang.

Tempat tersebut dikenal dengan spot jalan yang membelah areal persawahan dan merupakan, akses jalan penghubung beberapa Desa atau kelurahan yang berada di Kecamatan Petarukan, sangat meriah dan ramai, Tempat tersebut sangat ramai, bahkan sering digambarkan sebagai lautan manusia, menjelang saatnya berbuka puasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivitas ini didominasi oleh kalangan muda-mudi, dengan berjalan santai, berolahraga ringan, bersosialisasi, dan menikmati suasana pagi maupun sore hari,bersama teman maupun keluarga.

Novi ( 25 ) seorang warga Desa klareyan mengaku sangat suka, menunggu waktu berbuka puasa bersama temannya, disamping tempatnya enak juga tidak jauh dari rumahnya.

“Dari pada jauh – jauh cari tempat ngabuburit,di sini tempatnya enak dan dekat dengan rumah,” tuturnya, pada Senin ( 23/2 ).

Berkumpulnya orang mencapai ratusan bahkan bisa sampai ribuan di tempat tersebut,tidak disia -siakan para pedagang, untuk memburu rejeki Ramadan.

Wandi ( 45 ) Pedagang mainan sengaja datang dari jauh untuk menjual dagangannya,di ngabuburit Talang Kendaldoyong yang terkenal ramai pada waktu sore di Bulan Puasa ini.

“Saya sudah Jualan dua tahun ini di acara Ngabuburit Talang Kendaldoyong, Alhamdulillah lumayan laku,” katanya sambil tersenyum.

Ngabuburit Talang Kendaldoyong, Petarukan,tidak diketahui mulai kapan terjadinya tradisi ini, berawal dari viral nya tempat tersebut di media sosial, dan kerap menjadi postingan pengguna medsos sosial, terutama di platform seperti Instagram yang menunjukkan betapa populernya acara ini.

Konteks Ramadan: Selain jalan pagi, Desa Kendaldoyong juga dikenal dengan suasana pasar pagi Ramadan yang meriah.

Tradisi ini menjadi ajang silaturahmi dan hiburan gratis bagi warga setempat selama bulan suci Ramadan.
Instagram.( Ragil).

Berita Terkait

Sensasi Nikmati Mangga Istana Pemalang, Makannya Sambil Diputar 
Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 
Ketan Pencot Pemalang Dipercaya Bisa Tambah Energi pada Pagi Hari
Setelah Dua Dekade Vakum, SDN Soddara II Pasongsongan Sumenep Hidupkan Kembali Tradisi Perpisahan Lewat Pentas Seni Budaya
GERBANG KAMPUS BUKAN UNTUK YANG BERKUASA: Seruan Keras Tolak Surat Sakti, Titipan Pejabat, dan Uang dalam Seleksi Mahasiswa Baru
Satu Sosok Dua Amanah: Pimred Teropong Reformasi Sekaligus Ketua DPW PERADMI JatimTegaskan Komitmen Kawal Pers dan Hukum
PWRI Kebumen Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis untuk Umum
Tiga Kades di Situbondo Dinonaktifkan Usai Dugaan Korupsi Dana Desa Miliaran Rupiah, Pemkab Ambil Langkah Tegas

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:06 WIB

Sensasi Nikmati Mangga Istana Pemalang, Makannya Sambil Diputar 

Senin, 1 Juni 2026 - 21:04 WIB

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 

Senin, 1 Juni 2026 - 21:02 WIB

Ketan Pencot Pemalang Dipercaya Bisa Tambah Energi pada Pagi Hari

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:42 WIB

Setelah Dua Dekade Vakum, SDN Soddara II Pasongsongan Sumenep Hidupkan Kembali Tradisi Perpisahan Lewat Pentas Seni Budaya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:36 WIB

GERBANG KAMPUS BUKAN UNTUK YANG BERKUASA: Seruan Keras Tolak Surat Sakti, Titipan Pejabat, dan Uang dalam Seleksi Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

NASIONAL

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 

Senin, 1 Jun 2026 - 21:04 WIB