Gelar Bimtek Data SDGs 2026, Kecamatan Mapitara Wajibkan Desa Bentuk Pokja

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE – Pemerintah Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka mengeluarkan penegasan kepada seluruh desa di wilayahnya untuk membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pemutakhiran Data Sustainable Development Goals (SDGs) Tahun 2026.

Langkah ini sebagai tanggapan pentingnya akurasi data dalam pembangunan berkelanjutan. Setiap desa juga diminta mengutus seluruh anggota tim Pokja untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pengisian format pemutakhiran data SDGs.

Penegasan disampaikan melalui surat Nomor KCMT. 410/18/II/2026 yang ditandatangani oleh Camat Mapitara Don Laurenzo Usi Neno Da Silva, SE.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam surat disebutkan, kegiatan bimtek akan dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026 (4/3/2026) dengan tempat pelaksanaan di Kantor Camat Mapitara. Selain itu, biaya kegiatan bimtek dibebankan kepada masing-masing desa melalui anggaran yang telah tertuang di dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Desa Tahun 2026.

“Sesuai perihal surat di atas dan dalam rangka mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan berbasis data, maka dengan ini disampaikan kepada Bapak/Ibu/Saudara/i untuk segera membentuk tim pemutakhiran data SDGs desa serta mengutus anggota tim tersebut untuk mengikuti bimtek yang akan dilaksanakan pada hari/tanggal Rabu, 4 Maret 2026 bertempat di Kantor Camat Mapitara,” demikian bunyi isi surat tersebut.

Narasumber dalam kegiatan bimtek adalah Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa. Dikatakan, pemutakhiran data merupakan pijakan utama dalam pendataan SDGs, karena informasi yang akurat menjadi dasar bagi perencanaan dan pelaksanaan berbagai program pembangunan di tingkat desa.

“Dalam bimtek ini, peserta akan mendapatkan penjelasan mendetail terkait format pemutakhiran data SDGs tahun 2026. Selain itu, akan diberikan panduan praktis tentang cara mengisi dan mengolah data yang telah dikumpulkan dari lapangan, termasuk langkah-langkah memastikan kualitas data serta penyampaian informasi ke sistem yang telah ditetapkan,” jelas Pendamping Desa Kecamatan Mapitara, Silvester Moan Nurak.

Pendamping Desa adalah pihak yang langsung berinteraksi dengan tim pemutakhiran di lapangan, sehingga memahami bahwa keterampilan teknis dan pemahaman tentang format data perlu diberikan karena keduanya menjadi kunci keberhasilan pendataan. Oleh karena itu, bimtek ini dirancang sedemikian rupah agar materi yang disampaikan mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh anggota Pokja di masing-masing desa.

“Kami berharap, dengan terbentuknya Pokja di setiap desa dan keikutsertaan seluruh anggotanya dalam bimtek. Hal ini diharapkan dapat mendorong kelancaran pelaksanaan program SDGs di Kecamatan Mapitara serta membantu mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan untuk tahun 2026,” ucapnya.

Berita Terkait

DPD PKS Kota Mataram Adakan Halal Bihalal, Perkuat Konsolidasi Kader
Rahmad Memberikan Apresiasi kepada Menteri Agus, Napi Korupsi “Keluyuran” Langsung Dikirim ke Nusakambangan
TRITURA Petani Tembakau Madura Mengguncang Jakarta, Tiga Tuntutan Keras Gus Lilur Soroti Nasib Rokok Rakyat
KH Mahrus Abdul Malik Ajak Ulama Madura Bersatu Cegah Narkoba di Pesantren, Habib Aboe Bakar Sampaikan Permohonan Maaf
Fasiltas Umum Berubah Jadi Lahan Parkiran, Dishubperkim Pemalang Terkesan Tutup Mata
Pelantikan Pejabat Manajerial dan Pisah Sambut di Lapas Kendal
Pakar Hukum Soroti Kasus Mawardi Khairi, Tanpa Mens Rea dan Actus Reus Tak Bisa Dipidana
Optimalisasi Lahan Desa: Penanaman Jagung Hibrida dan Strategi Peningkatan Nilai Tambah di Natakoli

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:30 WIB

DPD PKS Kota Mataram Adakan Halal Bihalal, Perkuat Konsolidasi Kader

Sabtu, 18 April 2026 - 21:44 WIB

Rahmad Memberikan Apresiasi kepada Menteri Agus, Napi Korupsi “Keluyuran” Langsung Dikirim ke Nusakambangan

Kamis, 16 April 2026 - 15:29 WIB

TRITURA Petani Tembakau Madura Mengguncang Jakarta, Tiga Tuntutan Keras Gus Lilur Soroti Nasib Rokok Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 15:14 WIB

KH Mahrus Abdul Malik Ajak Ulama Madura Bersatu Cegah Narkoba di Pesantren, Habib Aboe Bakar Sampaikan Permohonan Maaf

Kamis, 16 April 2026 - 14:14 WIB

Fasiltas Umum Berubah Jadi Lahan Parkiran, Dishubperkim Pemalang Terkesan Tutup Mata

Berita Terbaru