Awas Salah Data! Mudik Gratis Sumenep 2026 Dikawal Ketat, Barcode dan KTP Wajib Cocok

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain, menegaskan bahwa tiket mudik gratis hanya berlaku jika barcode sesuai dengan KTP penumpang. Verifikasi dilakukan bersama petugas Disperkimhub, Satpol PP, TNI, dan Polri sebelum keberangkatan kapal Express Bahari menuju Kangean, 12 Maret 2026.

Plt Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain, menegaskan bahwa tiket mudik gratis hanya berlaku jika barcode sesuai dengan KTP penumpang. Verifikasi dilakukan bersama petugas Disperkimhub, Satpol PP, TNI, dan Polri sebelum keberangkatan kapal Express Bahari menuju Kangean, 12 Maret 2026.

SUMENEP, Detikzone.id — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, program mudik gratis bagi masyarakat Sumenep mulai digulirkan. Namun tahun ini pelaksanaannya dilakukan dengan sistem yang lebih tertib dan pengawasan ketat, karena melibatkan tiga penyelenggara sekaligus, yakni Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, menjelaskan bahwa masing-masing penyelenggara memiliki mekanisme pendaftaran yang berbeda, namun seluruhnya tetap mengedepankan verifikasi identitas penumpang.

“Program mudik gratis tahun ini ada tiga pelaksana, yakni dari Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi, dan Pemkab Sumenep,” ujar Dzulkarnain, Selasa (10/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk program yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan, pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Express Bahari Mobile. Calon penumpang yang telah mendaftar akan mendapatkan barcode sebagai bukti tiket elektronik.

Rencananya, pada 12 Maret 2026, kapal Express Bahari akan melayani keberangkatan dari Pelabuhan Kalianget menuju Kangean sebagai bagian dari program mudik gratis tersebut.

Namun Dzulkarnain menegaskan, barcode yang diperoleh dari aplikasi tidak serta-merta menjamin seseorang bisa langsung naik kapal. Saat keberangkatan, seluruh penumpang akan diverifikasi langsung oleh operator kapal.

Proses verifikasi itu juga akan didampingi oleh petugas dari Disperkimhub Sumenep bersama unsur pengamanan dari Satpol PP, TNI, dan Polri.

“Barcode harus sesuai dengan KTP. Jika barcode tidak sesuai dengan identitas KTP, maka penumpang tidak akan diberangkatkan,” tegasnya.

Sementara itu, untuk program mudik gratis yang difasilitasi Pemerintah Provinsi, pendaftaran dilakukan melalui aplikasi SiPenTol (Sistem Pelayanan Terpadu Online). Mekanismenya hampir sama, yakni menggunakan sistem digital yang akan diverifikasi saat keberangkatan.

Berbeda dengan dua program tersebut, mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak menggunakan aplikasi digital. Sistemnya dilakukan dengan mekanisme penggantian tiket melalui data manifes penumpang.
Dalam sistem ini, operator kapal akan mencatat seluruh penumpang yang berangkat dalam manifes perjalanan.

Data tersebut kemudian diajukan kepada Pemkab Sumenep untuk proses klaim pembayaran sesuai jumlah penumpang yang diangkut.

“Penumpang yang berangkat akan dicatat dalam manifes. Dari data manifes itulah nanti operator mengajukan klaim kepada pemerintah daerah sesuai jumlah penumpang,” jelas Dzulkarnain, Selasa, 10/3/2026.

Ia menegaskan bahwa pengawasan ketat dilakukan agar program mudik gratis benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak, terutama warga Sumenep yang hendak pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran.

Karena itu, masyarakat diminta memastikan seluruh data yang digunakan saat pendaftaran sesuai dengan identitas diri yang dimiliki.

“Intinya, meskipun sudah memiliki barcode, jika tidak sesuai dengan KTP maka tetap tidak akan diberangkatkan,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti
Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan
Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026
Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu
Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan
Akselerasi Pengawasan Digital,24 Kecamatan di Probolinggo Targetkan Adopsi SiDesa-SAE Pekan Depan
Fraksi PAN DPRD Sumenep Dorong Solusi Permanen Krisis Air Bersih, Infrastruktur dan Pendidikan Masuk Skala Prioritas
Bupati Fauzi Reshuffle 31 Pejabat, Kolaborasi dan Integritas Jadi Kunci Majukan Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:23 WIB

Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:04 WIB

Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:34 WIB

Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:05 WIB

Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan

Berita Terbaru