Tak Hanya Jalur Laut, Mudik Gratis Bareng Bupati Sumenep Jalur Darat Resmi Dilepas

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Plt Kepala Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mewakili Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melepas pemudik dari Jakarta menggunakan bus gratis menuju kampung halaman

Ket Foto: Plt Kepala Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mewakili Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melepas pemudik dari Jakarta menggunakan bus gratis menuju kampung halaman

SUMENEP – Rombongan pemudik dari Jakarta hari ini resmi dilepas pulang kampung ke kampung halaman melalui program Mudik Gratis 2026 bareng Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Pelepasan dilakukan langsung oleh Plt Kepala Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain, yang mewakili Bupati, memastikan semua persiapan dan keberangkatan berlangsung lancar dan aman.

Hari ini bukan sekadar pelepasan bus dari Jakarta, tetapi momen paripurna yang menggabungkan jalur darat dan jalur laut, menandai dimulainya gelombang mudik yang menjadi bagian penting dari tradisi Idulfitri sekaligus bukti nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

Sebanyak delapan bus dilepas dari Jakarta membawa 390 pemudik. Warga tampak antusias, saling melambai dan berpelukan dengan keluarga yang mengantar mereka, sementara Dzulkarnain menyapa dan memberikan semangat kepada setiap pemudik. “Mudik ini lebih dari sekadar perjalanan, ini bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama mereka yang tinggal jauh di kepulauan. Pemerintah hadir untuk mempermudah, memastikan kenyamanan, dan memberi rasa aman bagi setiap warga yang pulang kampung,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelepasan bus tidak hanya memudahkan warga dari Jakarta, tetapi juga memberi contoh bagaimana transportasi publik terorganisir dengan baik dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan mudik.

Di jalur laut, keberangkatan berlangsung lancar. KM Express Bahari 9C melayani rute menuju Kangean dengan membawa 401 penumpang, termasuk seorang bayi, diikuti oleh KM Sabuk Nusantara 91 yang menunaikan rute Kangean–Sapeken dengan 156 penumpang, serta KMP Dharma Kartika menuju Raas–Jangkar dengan 309 penumpang. Seluruh proses keberangkatan berjalan tertib, dengan pengawasan dari pihak pelabuhan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para penumpang.

Momen ini bukan hanya menunjukkan antusiasme warga, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan perjalanan, disiplin antrean, dan mematuhi protokol keselamatan transportasi laut, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Sejak H-10 hingga H-7, tercatat ribuan warga memanfaatkan program ini.

Total penumpang tujuan kepulauan mencapai 2.039 orang ke Kangean, 637 ke Raas, 412 ke Masalembu, 280 ke Sapeken, 600 ke Sapudi, dan 155 ke Jangkar. Untuk Minggu 15 Maret 2026, kapal tujuan Sapudi tercatat membawa 136 dewasa dan 4 bayi, memastikan semua warga yang ingin mudik tetap terlayani secara maksimal.

Statistik ini menunjukkan bahwa program Mudik Gratis bukan sekadar layanan transportasi, tetapi juga upaya pemerintah untuk meratakan akses transportasi dan meningkatkan kesejahteraan warga yang tinggal di daerah kepulauan, mengurangi beban biaya perjalanan, dan memperkuat ikatan sosial keluarga.

Program Mudik Gratis Sumenep 2026 mengajarkan bahwa transportasi publik yang baik bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal perencanaan, koordinasi, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Dengan difasilitasi bus bagi warga Jakarta dan kapal bagi masyarakat kepulauan, mudik menjadi aman, nyaman, dan terstruktur. Situasi di pelabuhan dan titik keberangkatan bus terpantau kondusif, aman, dan lancar, menegaskan kesiapan pemerintah dalam memberikan layanan terbaik sekaligus mendidik masyarakat tentang pentingnya disiplin, keamanan, dan tanggung jawab saat perjalanan.


Dzulkarnain menegaskan bahwa program ini bertujuan memastikan setiap warga, terutama yang tinggal di kepulauan, merasakan kemudahan, keamanan, dan kebahagiaan saat kembali ke kampung halaman.

Mudik Gratis Sumenep 2026 bukan hanya soal perjalanan, tetapi simbol penghubung keluarga, bukti nyata kepedulian pemerintah, dan momentum bagi ribuan warga untuk merayakan Idulfitri dengan hangat dan bahagia bersama orang-orang tercinta.

Suasana haru dan sukacita momen mudik lebaran tahun 20226 ini akan terus dikenang oleh setiap pemudik, sekaligus menjadi pelajaran penting bahwa kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan transportasi publik dapat menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan bermakna bagi semua.

Berita Terkait

Gedor 18 OPD Teknis, Pemkab Probolinggo Kunci Target Serapan APBD 80 Persen di Oktober
Dorong Perempuan Berprestasi, Bupati Fauzi Perkuat Peran Perwosi Sumenep
Bersama Puluhan Ribu Jamaah, Bupati-Wabup dan Forkopimda Sumenep Larut dalam Sholawat
Anggota DPRD Sumenep Dukung Pembangunan Pos TNI Angkatan Laut di Masalembu
Demi Keselamatan Nelayan Masalembu, Bupati Sumenep Usulkan Pembangunan Posal, Bukti Nyata Perhatian untuk Masyarakat Kepulauan
Bupati Fauzi: Sumenep Bersholawat Simbol Kebersamaan dan Kecintaan kepada Rasulullah, Pemkab Apresiasi PT Arinna Makmur Sentosa
Jaga Fisik Sejak Dini, Dinkes Probolinggo Garap Kesehatan Haji Lintas Sektor
Demi Keamanan Laut Masalembu, Bupati Sumenep Ajukan Posal, DPRD Beri Apresiasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:38 WIB

Gedor 18 OPD Teknis, Pemkab Probolinggo Kunci Target Serapan APBD 80 Persen di Oktober

Rabu, 2 September 2026 - 19:09 WIB

Dorong Perempuan Berprestasi, Bupati Fauzi Perkuat Peran Perwosi Sumenep

Rabu, 2 September 2026 - 13:00 WIB

Bersama Puluhan Ribu Jamaah, Bupati-Wabup dan Forkopimda Sumenep Larut dalam Sholawat

Rabu, 2 September 2026 - 12:45 WIB

Anggota DPRD Sumenep Dukung Pembangunan Pos TNI Angkatan Laut di Masalembu

Rabu, 2 September 2026 - 00:10 WIB

Demi Keselamatan Nelayan Masalembu, Bupati Sumenep Usulkan Pembangunan Posal, Bukti Nyata Perhatian untuk Masyarakat Kepulauan

Berita Terbaru