SUMENEP – Maret 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menunjukkan peran strategisnya dalam membangun daerah, baik dari sisi perencanaan anggaran maupun promosi pariwisata. Sejumlah agenda penting digelar untuk memastikan setiap program berjalan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Di sisi legislasi, DPRD Sumenep bersama Bupati menandatangani persetujuan bersama Raperda APBD 2026, sebagai wujud komitmen terhadap akuntabilitas, transparansi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Fraksi-fraksi DPRD secara aktif menyampaikan pandangan umum, sementara Banggar melaporkan hasil pembahasan yang fokus pada optimalisasi anggaran dan program pembangunan.
“Raperda APBD 2026 menjadi pijakan penting agar setiap kegiatan pembangunan dapat direncanakan secara matang, tepat sasaran, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujar salah satu anggota DPRD Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain agenda anggaran, DPRD Sumenep juga hadir aktif dalam Festival Ketupat 2026 di Pantai Lombang. Festival ini menjadi ajang promosi wisata dan budaya lokal, menghadirkan keramaian serta kreativitas masyarakat melalui rakitan ketupat yang unik dan dekorasi khas hari raya.
Kehadiran jajaran Sekretariat DPRD menunjukkan dukungan nyata terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat identitas budaya Madura. Pantai Lombang yang terkenal dengan pasir putih dan ribuan pohon cemara udang tampil memukau, lengkap dengan fasilitas yang mendukung kenyamanan wisatawan.
“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya mengangkat ekonomi, tetapi juga melestarikan budaya lokal. DPRD Sumenep berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah daerah,” jelas Sekretaris DPRD Sumenep.
Melalui kombinasi agenda legislasi dan partisipasi aktif dalam kegiatan budaya, DPRD Sumenep menegaskan perannya tidak hanya sebagai pembuat regulasi, tetapi juga sebagai penggerak kemajuan ekonomi, budaya, dan kesejahteraan masyarakat.
Festival Ketupat 2026 sekaligus menjadi pengingat bahwa sinergi antarinstansi dan masyarakat mampu menghadirkan dampak positif yang nyata, memperkenalkan Sumenep sebagai daerah yang kaya potensi, dan membangun fondasi untuk pertumbuhan berkelanjutan.








