Dukung Gerakan Hemat Energi, Dirut RSUD Sumenep Pilih Cara Tak Biasa

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD Sumenep, dr. Erliyati, saat menaiki becak di lingkungan rumah sakit sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program hemat energi.

Direktur RSUD Sumenep, dr. Erliyati, saat menaiki becak di lingkungan rumah sakit sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program hemat energi.

SUMENEP, Jumat (10/4/2026) – Komitmen penghematan energi di Kabupaten Sumenep tidak hanya berhenti pada imbauan. dr. Erliyati justru menunjukkan langkah nyata dengan memilih menggunakan becak sebagai sarana transportasi di lingkungan kerja.

Aksi yang terbilang sederhana namun sarat makna itu dilakukan di lingkungan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Dalam momen tersebut, dr. Erliyati terlihat santai menaiki becak, meninggalkan kendaraan bermotor yang selama ini umum digunakan.

Langkah ini pun tidak berdiri sendiri. Jajaran manajemen RSUD Sumenep turut mengikuti dengan menggunakan sepeda sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan efisiensi energi dan pengurangan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penghematan energi bisa dimulai dari diri sendiri, bahkan dari hal-hal kecil. Tidak perlu menunggu langkah besar,” ujar dr. Erliyati.

Menurutnya, penggunaan transportasi alternatif seperti becak tidak hanya berdampak pada pengurangan konsumsi energi, tetapi juga memiliki nilai sosial yang tinggi.

“Transportasi tradisional seperti becak juga membantu meningkatkan ekonomi masyarakat kecil, khususnya para pengayuh becak,” tambahnya.

Aksi ini dinilai menjadi contoh konkret bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan efisiensi energi dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk pimpinan instansi pelayanan publik. Dengan memberikan teladan langsung, pesan yang disampaikan menjadi lebih kuat dan mudah diterima masyarakat.
Langkah inspiratif tersebut pun menuai apresiasi dari berbagai pihak.

Sejumlah warga dan keluarga pasien menilai apa yang dilakukan Direktur RSUD Sumenep merupakan bentuk kepemimpinan yang tidak hanya memberi arahan, tetapi juga memberi contoh nyata.

Gerakan sederhana ini diharapkan mampu memicu kesadaran lebih luas di tengah masyarakat untuk menerapkan gaya hidup hemat energi serta peduli terhadap lingkungan, sekaligus mendukung keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.

Berita Terkait

27 Dokter di Probolinggo ‘Digembleng’ 10 Hari di Lawang, Targetkan Eliminasi Total Malaria
Bupati Fauzi: Kepercayaan Kemenkes Harus Dijawab dengan Kerja Nyata, dr. Erliyati Matangkan Layanan KJSU di RSUD Sumenep
Telah Hadir Layanan Neurorestorasi di Bali
Tak Memandang Jabatan, Dirut RSUD Sumenep dr. Erliyati Beri Penghormatan kepada Pegawai Purna Tugas, Bukti Budaya Saling Menghargai
Tekan Stunting Sejak Remaja, TPPS dan Puskesmas Gending Probolinggo Gelar Edukasi Kesehatan di Pesantren
Respons Cepat Keluhan Masyarakat, Puskesmas Kendit Situbondo Perkuat Pelayanan Ramah dan Humanis
Kasus Stroke Terus Meningkat, Dinkes Kota Kediri Perkuat Kompetensi Nakes Lewat OJT Penanganan Stroke
Kolaborasi Berkah, BAZNAS dan Dinkes Sumenep Siapkan Khitan Gratis 100 Anak di Momentum Muharram

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:06 WIB

27 Dokter di Probolinggo ‘Digembleng’ 10 Hari di Lawang, Targetkan Eliminasi Total Malaria

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:54 WIB

Bupati Fauzi: Kepercayaan Kemenkes Harus Dijawab dengan Kerja Nyata, dr. Erliyati Matangkan Layanan KJSU di RSUD Sumenep

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:03 WIB

Telah Hadir Layanan Neurorestorasi di Bali

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:27 WIB

Tak Memandang Jabatan, Dirut RSUD Sumenep dr. Erliyati Beri Penghormatan kepada Pegawai Purna Tugas, Bukti Budaya Saling Menghargai

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:24 WIB

Tekan Stunting Sejak Remaja, TPPS dan Puskesmas Gending Probolinggo Gelar Edukasi Kesehatan di Pesantren

Berita Terbaru