RSUD Sumenep Perlihatkan Kesiapsiagaan IGD, Pasien Darurat Ditangani Tanpa Delay, dan Kolaborasi Tim Medis Terlihat Solid

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Sumenep sigap memberikan penanganan kepada pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan cepat, terukur, dan penuh kepedulian dalam menghadapi kondisi darurat.

Tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Sumenep sigap memberikan penanganan kepada pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan cepat, terukur, dan penuh kepedulian dalam menghadapi kondisi darurat.

Sumenep, Senin, 13/4/2026 —Dalam dunia kesehatan, waktu bukan sekadar angka. Setiap detik dapat menentukan keselamatan pasien, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hal ini kembali terlihat dari respons cepat RSUD Sumenep dalam menangani sejumlah pasien dengan kondisi darurat.

Salah satunya dialami Azzahra, pasien yang datang ke RSUD Sumenep setelah diduga menelan jarum pentul. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kepanikan, namun tim medis segera melakukan penanganan cepat dan terukur di IGD.

Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen, benda asing yang awalnya diduga berada di tenggorokan diketahui telah berpindah ke bagian perut. Hasil tersebut kemudian dikonsultasikan kepada dokter yang menangani, dan diputuskan pasien dapat menjalani rawat jalan dengan kontrol ulang tiga hari kemudian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Keluarga pasien yang datang jauh dari Kecamatan Pasongsongan menyampaikan apresiasi atas kesigapan RSUD Sumenep dalam menangani kasus tersebut. Heri, pihak keluarga pasien, mengaku sangat terbantu dengan pelayanan cepat dan penjelasan dari tenaga medis.


“Kami sangat berterima kasih atas kesigapan RSUD Sumenep. Penjelasannya jelas, jadi kami lebih tenang,” ujarnya.


Apresiasi serupa juga datang dari keluarga pasien lain, Nelly, yang mendampingi pasien sesak napas asal Kecamatan Dungkek. Ia mengungkapkan bahwa setelah tiga hari tidak menunjukkan perkembangan di puskesmas, pasien akhirnya mendapatkan penanganan lebih optimal di RSUD Sumenep dengan layanan Bismillah Melayani.


“Di sini pelayanannya cepat dan jelas. Kami merasa lebih tenang,” ungkapnya.


Kini, pasien sesak napas tersebut telah dipindahkan ke ruang perawatan oleh petugas keamanan (satpam) RSUD Sumenep yang dengan sigap dan penuh empati membantu proses pengantaran pasien, menunjukkan pelayanan yang dilakukan dengan sepenuh hati.


Keluarga pasien, Nelly, mengaku bangga dengan pelayanan RSUD Sumenep di bawah kepemimpinan dr. Erliyati. Pihaknya berharap RSUD Sumenep terus mempertahankan dan meningkatkan pelayanan, terutama dalam penanganan pasien gawat darurat.


Apresiasi juga datang dari Ketua Laskar Pemuda Sumenep yang sekaligus Ketua Jurnalis Sumenep Independen, Igusty Madani. Ia menilai pelayanan RSUD Sumenep telah mengalami transformasi besar dari hulu hingga hilir.


Menurutnya, perubahan tersebut tidak hanya terlihat pada tenaga medis, tetapi juga seluruh unsur pelayanan, mulai dari satpam, nakes, dokter, hingga petugas parkir yang kini dinilai lebih humanis dan responsif.


“Pelayanan RSUD Sumenep sekarang sudah berubah total. Dari satpam, nakes, dokter, bahkan petugas parkirnya patut diapresiasi karena semuanya menunjukkan kepedulian yang tinggi kepada pasien dan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik terhadap RSUD Sumenep harus dijaga melalui konsistensi pelayanan.

Sejumlah keluarga pasien lainnya juga mengakui adanya pelayanan yang positif dan konsisten, khususnya dalam hal kecepatan penanganan, komunikasi, serta empati tenaga kesehatan di IGD.

Dengan kondisi tersebut, RSUD Sumenep kembali menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga tentang kecepatan, kepastian, komunikasi, dan kepedulian terhadap pasien.

Pada akhirnya, pengalaman para keluarga pasien ini mempertegas bahwa pelayanan yang cepat dan humanis menjadi kebutuhan utama masyarakat di tengah situasi darurat. Dan dari ruang IGD RSUD Sumenep, perubahan itu kini benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Jurus Dinkes Probolinggo Kawal Mutu UMKM: Tak Sekadar Periksa, Tapi Rangkul Pelaku Usaha
Ada Beban Apa Dibalik Status WA Plt Direktur RSUD Sumenep Dokter Erliyati?
Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif
Jeda Kunjungan Dokter 33 Jam Berujung Maut, Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Probolinggo Evaluasi Pelayanan
Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​
Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip
Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak
Cegah Stunting dari Hulu, Ketua TP PKK Sumenep Dorong Edukasi Gizi dan Konsumsi Ikan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Jurus Dinkes Probolinggo Kawal Mutu UMKM: Tak Sekadar Periksa, Tapi Rangkul Pelaku Usaha

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Ada Beban Apa Dibalik Status WA Plt Direktur RSUD Sumenep Dokter Erliyati?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Jeda Kunjungan Dokter 33 Jam Berujung Maut, Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Probolinggo Evaluasi Pelayanan

Rabu, 30 September 2026 - 14:59 WIB

Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB