Salah Kaprah! KIHT Probolinggo Dibiarkan Mangkrak, Anggaran Kendaraan Setengah Miliar Lebih Malah Digelontorkan

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO– Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Probolinggo mengalokasikan anggaran fantastis lebih dari setengah miliar rupiah pada tahun 2026.

Dana tersebut diproyeksikan untuk pengadaan kendaraan operasional guna mendukung Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kecamatan Paiton,meski fasilitas tersebut diketahui telah mangkrak selama beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP tahun 2026, tercatat dua paket belanja modal kendaraan bermotor. Pertama, pengadaan satu unit mobil pick-up dengan nilai pagu Rp455.400.000. Kedua, satu unit kendaraan roda tiga spesifikasi 300 cc senilai Rp51.425.000. Total anggaran yang bersumber dari APBD ini mencapai Rp506.825.000.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo,Sugeng Wiyanto saat dikonfirmasi membenarkan rencana pengadaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kendaraan tersebut dipersiapkan sebagai sarana dan prasarana (sapras) pendukung operasional KIHT.

“Pembelian belum dilaksanakan, rencananya bulan Juli mendatang karena akan menggunakan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT),” ujarnya singkat,Senin (20/4/2026).

Namun, saat dimintai keterangan lebih lanjut mengenai urgensi pengadaan di tengah kondisi bangunan yang belum beroperasi, ia enggan memberikan penjelasan detail.

Kebijakan ini menuai kritik tajam dari Ketua Aliansi Madura Indonesia (AMI) Probolinggo,Dierel menilai langkah tersebut tidak tepat sasaran dan terkesan memaksakan anggaran.

“Seharusnya KIHT itu dioperasionalkan terlebih dahulu. Setelah terlihat aktivitas dan progresnya, baru disiapkan sarana pendukungnya. Ini terbalik,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi fisik bangunan KIHT sudah lama terbengkalai.

“Bangunannya sudah mangkrak, banyak mengalami kerusakan dan keretakan di berbagai sisi. Alangkah baiknya anggaran dialokasikan untuk perbaikan dan fungsionalitas gedung terlebih dahulu sebelum membeli kendaraan baru,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian mengenai kapan perbaikan fisik gedung akan dimulai agar selaras dengan rencana pengadaan kendaraan mewah tersebut.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Yakuza Maneges Pusat Kediri Serahkan Bantuan untuk 53 Lansia dan 15 Relawan Panti Jompo Akar Kasih Pare 
Polemik Anggaran Toilet SD di Kota Probolinggo,Antara Sorotan Publik dan Batas Aturan BOS
Walau CCTV Ada, Percuma Lapor Polisi Kalau Tak Ada Kepastian! Polresta Sumenep Didesak Ungkap Bandit Curanmor Pasongsongan yang Meresahkan
Gagal Diselundupkan ke Afrika! Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya
Yakuza Maneges MPR Ungkap Dugaan Pencabulan Santri di Ruang Tertutup, Oknum Pengajar Ponpes di Malang Diamankan
Polsek Guluk-Guluk dan Resmob Polresta Sumenep Ringkus Pembacok Lansia
Motor Warga Pasongsongan Digondol Maling, Kapolresta Sumenep Ditantang Buktikan Tak Ada Ruang bagi Bandit Curanmor
Diduga Tipu Korban dengan Janji Manis, Perempuan Asal Talkandang Resmi Ditahan Polres Situbondo

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:14 WIB

Polemik Anggaran Toilet SD di Kota Probolinggo,Antara Sorotan Publik dan Batas Aturan BOS

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:27 WIB

Walau CCTV Ada, Percuma Lapor Polisi Kalau Tak Ada Kepastian! Polresta Sumenep Didesak Ungkap Bandit Curanmor Pasongsongan yang Meresahkan

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:49 WIB

Gagal Diselundupkan ke Afrika! Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:40 WIB

Yakuza Maneges MPR Ungkap Dugaan Pencabulan Santri di Ruang Tertutup, Oknum Pengajar Ponpes di Malang Diamankan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:04 WIB

Polsek Guluk-Guluk dan Resmob Polresta Sumenep Ringkus Pembacok Lansia

Berita Terbaru

NASIONAL

Lahan SAE Berbuah, Lapas Kendal Panen 8 Ton

Sabtu, 1 Agu 2026 - 14:32 WIB