FORSA Idol 2026 Masuki Final Nasional, 12 Finalis Siap Tampil Maksimal

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA  – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FORSA (Fans of Rhoma Irama and Soneta) kembali menggelar agenda nasional tahunan berupa Grand Final FORSA Idol dan Kopdarnas 2026 yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan.

Kegiatan yang dihadiri hampir 1.000 anggota FORSA dari seluruh Indonesia ini berlangsung selama dua hari, pada 25–26 April 2026, dengan rangkaian acara yang tersusun sesuai agenda resmi DPP serta berjalan tertib dan penuh antusiasme.

Pada hari pertama, rangkaian kegiatan dibuka dengan Grand Final FORSA Idol 2026 yang diikuti oleh 11 finalis terbaik dari 11 DPW FORSA se-Indonesia. Para finalis tersebut merupakan pemenang hasil seleksi berjenjang dari tingkat DPC hingga DPW di daerah masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti tahun-tahun sebelumnya, penilaian lima besar dilakukan langsung oleh figur sentral dan idola FORSA, Rhoma Irama. Dalam kompetisi yang berlangsung ketat dan penuh semangat tersebut, finalis asal Sumatera Utara, Syifa Ramadhani, berhasil keluar sebagai juara pertama. Ia berhak atas piala bergilir, hadiah uang tunai, serta dikukuhkan sebagai Duta FORSA 2026.

Ketua Panitia Nasional FORSA Idol 2026, H. Ismail, menegaskan bahwa ajang ini memiliki misi lebih dari sekadar kompetisi hiburan.

“FORSA Idol merupakan ajang pencarian bakat internal untuk melahirkan penyanyi dangdut masa depan yang berkualitas, sekaligus dalam rangka melestarikan karya-karya Raja Dangdut Dunia, Rhoma Irama,” ujarnya.

Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Kopdarnas FORSA 2026 yang mengusung tema “Loyalty to Excellent.” Tahun ini, jumlah peserta tercatat sebagai yang terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menunjukkan peningkatan signifikan dalam soliditas dan militansi anggota FORSA.

Ketua Kopdarnas FORSA, Eko Pujianto, menyampaikan bahwa antusiasme anggota terus meningkat setiap tahunnya, terlebih dengan dirangkaikannya kegiatan tahun ini dengan tasyakuran Milad FORSA ke-13.

Kopdarnas dibuka dengan sambutan Plt. Ketua Umum DPP FORSA, Januardi Nylman, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya menjaga dan mengamalkan Jatidiri FORSA 4B, yakni Beriman, Bertaqwa, Berakhlak, dan Berloyalitas.

Dalam arahannya, ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk tetap loyal kepada Rhoma Irama serta konsisten melestarikan dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam syair lagu-lagu Soneta.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD) sebagai ruang konsolidasi dan pertukaran gagasan antar pengurus dan anggota, serta ditutup dengan Halal Bihalal yang menghadirkan momen silaturahmi hangat antara peserta Kopdarnas dengan Rhoma Irama.

Tahun ini, Kopdarnas terasa semakin istimewa karena dirangkaikan dengan FORSA Idol 4, Milad ke-13 FORSA, serta Halal Bihalal FORSA 2026. Momentum ini menjadi simbol kuat bahwa FORSA tidak hanya menjaga loyalitas, tetapi juga membangun regenerasi serta keberlanjutan budaya musik dangdut di tengah masyarakat.

Sorotan utama tetap tertuju pada Grand Final FORSA Idol 2026 sebagai panggung pembuktian talenta terbaik dari seluruh Nusantara. Para finalis tampil dengan identitas daerah, karakter vokal khas, serta semangat baru dalam menghidupkan musik dangdut lintas generasi.

Daftar Finalis FORSA Idol 2026 Tingkat Nasional:
• Rosy Arafat (Bali)
• Syifa Ramadhani (Sumatera Utara)
• Sriyana (Nusa Tenggara Barat)
• Diana Febriani (Jawa Tengah)
• Syarif Hidayatullah (Jawa Timur)
• Syifa Fauziah (Jawa Barat)
• Resty (Banten)
• M. Ravi Mahendra (Kalimantan Timur)
• Randu Ulam (DKI Jakarta)
• Afifah Zahara (Sumatera Selatan)
• Septiana (Lampung)
Kehadiran para finalis ini tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga menjadi bukti bahwa regenerasi musik dangdut terus berjalan. Mereka merupakan representasi semangat baru dari akar komunitas yang membawa harapan besar bagi masa depan dangdut Indonesia.

Puncak acara Grand Final berlangsung meriah dengan atmosfer kompetisi yang sehat, hangat, dan penuh semangat persatuan. Dewan juri akhirnya menetapkan para pemenang terbaik:
• Juara 1: Syifa Ramadhani (Sumatera Utara)
• Juara 2: Sriyana (Nusa Tenggara Barat)
• Juara 3: Syifa Fauziah (Jawa Barat)
Penampilan Syifa Ramadhani dinilai paling unggul dari sisi kualitas vokal, penghayatan, serta penguasaan panggung yang matang. Ia dinilai mampu merepresentasikan potensi talenta daerah yang siap bersaing di tingkat nasional.

Ketua panitia FORSA Idol 2026 kembali menegaskan bahwa ajang ini merupakan bagian dari gerakan syiar budaya dan pembinaan generasi muda.

“FORSA Idol bukan hanya tentang mencari juara, tetapi bagaimana membangun karakter, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan ruang bagi talenta daerah untuk tampil dan berkembang,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberagaman peserta dari berbagai provinsi menjadi bukti besarnya potensi seni di daerah yang perlu terus difasilitasi agar mampu menembus panggung yang lebih luas.

Di tengah arus industri musik modern yang cenderung berbasis popularitas instan, FORSA hadir dengan pendekatan berbeda—mengutamakan nilai, proses, serta kedekatan emosional terhadap karya. Prinsip 4B tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga arah organisasi sebagai gerakan budaya, bukan sekadar komunitas penggemar.

Selain itu, Kopdarnas 2026 juga menjadi langkah strategis menuju Musyawarah Nasional (Munas) FORSA III yang direncanakan berlangsung pada akhir tahun. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi serta menyatukan visi besar FORSA ke depan.

Antusiasme peserta dan pendukung yang hadir sepanjang kegiatan menciptakan suasana yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat dengan nilai kebersamaan, persatuan, dan semangat kebangsaan.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, FORSA kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang kreatif dan inspiratif bagi generasi muda Indonesia. Lebih dari itu, FORSA Idol 2026 diharapkan mampu melahirkan duta-duta seni yang tidak hanya berbakat, tetapi juga berkarakter, serta mampu membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

Dari Ragunan, satu pesan kembali bergema—tenang namun tegas—bahwa dangdut bukan sekadar bertahan, tetapi terus hidup dan berkembang dalam denyut nadi generasi bangsa.

Penulis : Rahman

Berita Terkait

Tim Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Amankan Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal
Dari Anggaran ke Kepentingan: Jejak yang Tidak Transparan
Polri Kawal Ketahanan Pangan di Sumenep, Melon Pertiwi Tunjukkan Hasil Menjanjikan
Tingkatkan Kebugaran dan Imunitas, Warga Binaan Lapas Kendal Ikuti Apel Pagi dan Senam Bersama
Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Driver Online di Pemalang Mengeluh Pendapatan Kian Tergerus
Dukung Ketahanan Pangan, SPPG 2 Polres Kediri Plosoklaten Kembangkan Budidaya Lele dan Sayuran
Mari Meriahkan Soekarno Fun Run 2026, Event Swadaya yang Menyatukan Sumenep
Data SDGs 2026 Desa Hebing: Berpijak Fakta, Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:32 WIB

Tim Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Amankan Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:47 WIB

Dari Anggaran ke Kepentingan: Jejak yang Tidak Transparan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:17 WIB

Polri Kawal Ketahanan Pangan di Sumenep, Melon Pertiwi Tunjukkan Hasil Menjanjikan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:13 WIB

Tingkatkan Kebugaran dan Imunitas, Warga Binaan Lapas Kendal Ikuti Apel Pagi dan Senam Bersama

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:10 WIB

Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Driver Online di Pemalang Mengeluh Pendapatan Kian Tergerus

Berita Terbaru