SUMENEP, Jumat malam, 29/5/2026 — Cafe Mami Muda malam ini berubah menjadi panggung penuh kehangatan, persahabatan, dan nuansa emosional ketika dua perwira TNI tampil berduet membawakan lagu legendaris milik Slank berjudul “Ku Tak Bisa”.
Momen istimewa itu terjadi dalam kegiatan silaturahmi yang dihadiri puluhan awak media, praktisi hukum, aktivis, serta rombongan tamu dari Surabaya bersama Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, dan Dandim Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han.
Sebelumnya, Letkol Inf Citra Persada lebih dulu sukses memukau para tamu saat membawakan lagu “Ijinkan Aku Menyayangimu”. Dengan suara merdu dan penuh penghayatan, suasana cafe mendadak hening. Para tamu tampak terpukau menikmati setiap bait lagu yang dinyanyikan sang Dandim.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tepuk tangan meriah pun berkali-kali menggema memenuhi Cafe Mami Muda. Banyak tamu terlihat ikut bersenandung dan mengabadikan momen tersebut melalui telepon genggam mereka.
Namun suasana malam ini semakin pecah ketika Kolonel Inf Bambang Raditya duduk berdampingan dengan Letkol Inf Citra Persada. Keduanya kemudian berduet membawakan lagu “Ku Tak Bisa” milik Slank dengan penuh penghayatan dan kekompakan.
Alunan lagu yang sarat emosi itu langsung membius seluruh pengunjung cafe. Suara kedua komandan TNI tersebut menyatu harmonis, menciptakan suasana hangat yang membuat para tamu larut dalam kebersamaan malam itu.
Sorak sorai, tepuk tangan, hingga gelak tawa penuh keakraban terdengar di berbagai sudut cafe. Tidak sedikit tamu menyebut momen tersebut sebagai pemandangan langka yang menunjukkan sisi humanis para pemimpin TNI.
Penampilan duet dua Dandim tersebut seakan menjadi pesan bahwa TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga mampu membangun hubungan emosional yang hangat dengan masyarakat melalui suasana sederhana namun penuh makna.
Cafe Mami Muda malam ini bukan hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi saksi bagaimana musik mampu menyatukan berbagai kalangan dalam nuansa persaudaraan tanpa sekat.
Sosok tegas para komandan yang biasa terlihat disiplin di lapangan, malam ini berubah menjadi figur hangat, santai, dan penuh keakraban, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh tamu yang hadir.
Penulis : Red








