Istri Abang Becak Ini Tak Menyerah pada Keadaan, Rujak Ibu Sofia di Depan RSUD Sumenep Kini Jadi Langganan Banyak Orang

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesederhanaan warung tidak mengurangi minat pelanggan. Setiap hari, Rujak Ibu Sofia di depan RSUD Sumenep dipadati pembeli dari berbagai kalangan yang ingin menikmati kuliner khas Madura.

Kesederhanaan warung tidak mengurangi minat pelanggan. Setiap hari, Rujak Ibu Sofia di depan RSUD Sumenep dipadati pembeli dari berbagai kalangan yang ingin menikmati kuliner khas Madura.

SUMENEP, Minggu, 31/5/2026 Di tengah ramainya aktivitas di sekitar RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, terdapat sebuah warung sederhana yang tak pernah sepi pembeli. Warung itu adalah Rujak Ibu Sofia, yang setiap hari menjadi tujuan para pecinta kuliner tradisional untuk menikmati cita rasa khas Madura yang menggugah selera.

Di balik kesederhanaannya, tersimpan kisah perjuangan yang menginspirasi. Ibu Sofia merupakan istri dari Pak Iwan, seorang penarik becak yang sehari-harinya berjuang mencari nafkah di jalanan Kota Sumenep. Dengan semangat dan kerja keras, pasangan ini berupaya memenuhi kebutuhan keluarga melalui usaha kecil yang kini semakin dikenal masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menyajikan rujak cingur, warung ini juga menyediakan beragam menu favorit lainnya seperti rujak tahu bakso, rujak lontong, rujak buah, hingga soto lontong yang menjadi pilihan pelanggan dari berbagai kalangan.

Meski tempatnya sederhana, soal rasa tidak perlu diragukan. Perpaduan bumbu petis yang khas, bahan-bahan segar, serta racikan yang konsisten membuat banyak pelanggan datang kembali. Tak sedikit pengunjung rumah sakit, keluarga pasien, pegawai, hingga masyarakat umum yang sengaja mampir untuk menikmati hidangan di warung tersebut.

Setiap hari, warung Rujak Ibu Sofia nyaris tak pernah sepi. Sejak pagi hingga malam, pelanggan silih berganti datang untuk menikmati kuliner tradisional yang terkenal dengan cita rasa khas dan harga yang terjangkau.

Bagi Ibu Sofia dan keluarganya, usaha kecil ini bukan sekadar tempat berjualan, melainkan simbol perjuangan dan harapan. Dari gerobak sederhana di depan RSUD Sumenep, mereka membuktikan bahwa kerja keras, ketekunan, dan kejujuran mampu menghadirkan rezeki yang terus mengalir serta mendapat tempat di hati para pelanggan.

Penulis : Red

Berita Terkait

Resto Lotus Sumenep Jadi Rumah Kebersamaan, Temu Kenal Formara Unair Rajut Solidaritas Taretan
DBHCHT Dinilai Belum Berkeadilan, Owner CV Ayunda Pamekasan H. Bambang Budianto Minta Madura Tak Lagi Dianaktirikan
Lotus Sumenep Tak Lagi Sekadar Tempat Kuliner, Kini Jadi Pusat Edukasi Bisnis Digital Lewat Sekolah Bisnis
Gus Qowim Buka Kediri Beauty Fest 2026, Dorong Industri Kecantikan dan UMKM Kreatif di Kota Kediri
Kesempatan Emas! DRT Exclusive Rekrut Salesman Motoris di Sumenep, Simak Syarat dan Benefitnya
Soft Opening, HM Cafe & Billiard Sumenep Diharapkan Jadi Khazanah Lahirnya Atlet Biliar dan Penggerak Ekonomi Daerah
Melalui Pendataan Berkala dan Akurat, Pemdes Tobai Tengah Sampang Hadirkan Bantuan yang Lebih Merata
Kampung Semarak DRT Hadir di Sumenep, Sajikan Hiburan Gratis, Bazar UMKM, dan Doorprize Meriah

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:49 WIB

Resto Lotus Sumenep Jadi Rumah Kebersamaan, Temu Kenal Formara Unair Rajut Solidaritas Taretan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:26 WIB

DBHCHT Dinilai Belum Berkeadilan, Owner CV Ayunda Pamekasan H. Bambang Budianto Minta Madura Tak Lagi Dianaktirikan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:01 WIB

Lotus Sumenep Tak Lagi Sekadar Tempat Kuliner, Kini Jadi Pusat Edukasi Bisnis Digital Lewat Sekolah Bisnis

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:41 WIB

Gus Qowim Buka Kediri Beauty Fest 2026, Dorong Industri Kecantikan dan UMKM Kreatif di Kota Kediri

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:02 WIB

Kesempatan Emas! DRT Exclusive Rekrut Salesman Motoris di Sumenep, Simak Syarat dan Benefitnya

Berita Terbaru