SUMENEP, Minggu, 31/5/2026– Di tengah ramainya aktivitas di sekitar RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, terdapat sebuah warung sederhana yang tak pernah sepi pembeli. Warung itu adalah Rujak Ibu Sofia, yang setiap hari menjadi tujuan para pecinta kuliner tradisional untuk menikmati cita rasa khas Madura yang menggugah selera.
Di balik kesederhanaannya, tersimpan kisah perjuangan yang menginspirasi. Ibu Sofia merupakan istri dari Pak Iwan, seorang penarik becak yang sehari-harinya berjuang mencari nafkah di jalanan Kota Sumenep. Dengan semangat dan kerja keras, pasangan ini berupaya memenuhi kebutuhan keluarga melalui usaha kecil yang kini semakin dikenal masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain menyajikan rujak cingur, warung ini juga menyediakan beragam menu favorit lainnya seperti rujak tahu bakso, rujak lontong, rujak buah, hingga soto lontong yang menjadi pilihan pelanggan dari berbagai kalangan.
Meski tempatnya sederhana, soal rasa tidak perlu diragukan. Perpaduan bumbu petis yang khas, bahan-bahan segar, serta racikan yang konsisten membuat banyak pelanggan datang kembali. Tak sedikit pengunjung rumah sakit, keluarga pasien, pegawai, hingga masyarakat umum yang sengaja mampir untuk menikmati hidangan di warung tersebut.
Setiap hari, warung Rujak Ibu Sofia nyaris tak pernah sepi. Sejak pagi hingga malam, pelanggan silih berganti datang untuk menikmati kuliner tradisional yang terkenal dengan cita rasa khas dan harga yang terjangkau.
Bagi Ibu Sofia dan keluarganya, usaha kecil ini bukan sekadar tempat berjualan, melainkan simbol perjuangan dan harapan. Dari gerobak sederhana di depan RSUD Sumenep, mereka membuktikan bahwa kerja keras, ketekunan, dan kejujuran mampu menghadirkan rezeki yang terus mengalir serta mendapat tempat di hati para pelanggan.
Penulis : Red








