Momen Tak Terduga Jelang Konser, Valen Kenakan Kaos Santre Nyapsap dan Bersholawat Bersama H. Hairul Karanganyar Kalianget Sumenep

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Menjelang penampilannya dalam gelaran akbar Madura Fest 2026, penyanyi populer Valen menyempatkan diri menghadiri agenda silaturahmi di kediaman H. Hairul, di desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget, salah satu tokoh masyarakat yang juga dikenal sebagai sponsor melalui komunitas Pandepa Temor Dheje, Minggu (31/5/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh nuansa religius. Sebelum bertolak menuju Stadion A. Yani Sumenep untuk tampil di hadapan ribuan penonton, Valen terlebih dahulu berkumpul bersama tokoh masyarakat, anggota komunitas, serta sejumlah tamu undangan yang hadir.

Momen menarik terjadi ketika Valen diminta mengenakan kaos komunitas “Santre Nyapsap”, sebuah komunitas yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan silaturahmi di tengah masyarakat. Tanpa ragu, penyanyi yang tengah naik daun tersebut memenuhi permintaan itu dan tampil mengenakan kaos komunitas tersebut dengan penuh keakraban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta yang hadir bersama-sama melantunkan Sholawat Nariyah. Lantunan sholawat menggema dari kediaman H. Hairul, menghadirkan suasana religius yang begitu kental di tengah euforia menyambut konser besar Madura Fest 2026.

Bagi masyarakat yang hadir, momen tersebut menjadi pemandangan yang istimewa. Di tengah kesibukan persiapan konser dan kemeriahan hiburan yang akan berlangsung, masih ada ruang untuk mempererat silaturahmi serta memanjatkan doa bersama demi kelancaran acara.

H. Hairul mengaku bersyukur atas kehadiran Valen di kediamannya. Menurutnya, silaturahmi tersebut menjadi bukti bahwa kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan tetap dapat berjalan beriringan dengan dunia hiburan.

“Alhamdulillah, kami merasa senang dan bangga karena Valen berkenan hadir bersilaturahmi bersama kami sebelum tampil di Madura Fest 2026. Ini bukan hanya tentang bertemu seorang artis, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan memanjatkan doa bersama,” ujar H. Hairul.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti itu merupakan tradisi baik yang perlu terus dijaga, terutama di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

“Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjalin. Silaturahmi, sholawat, dan doa bersama adalah bagian dari budaya masyarakat Madura yang harus tetap dilestarikan. Semoga menjadi wasilah kebaikan bagi semua pihak,” katanya.

Lebih lanjut, H. Hairul berharap pelaksanaan Madura Fest 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan sukses hingga akhir acara.

“Kami berharap seluruh rangkaian Madura Fest berjalan dengan baik, membawa kebahagiaan bagi masyarakat, menggerakkan perekonomian lokal, serta menjadi kebanggaan Kabupaten Sumenep. Semoga para artis, panitia, sponsor, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat yang hadir diberikan kesehatan serta keberkahan,” tuturnya.

Ia juga berharap kehadiran artis-artis nasional, termasuk Valen, dapat memberikan inspirasi kepada generasi muda Madura untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Anak-anak muda harus berani bermimpi besar. Kehadiran para artis nasional di Sumenep semoga bisa memotivasi mereka untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi tanpa meninggalkan nilai-nilai agama serta budaya yang menjadi identitas kita,” tambahnya.

Setelah rangkaian silaturahmi dan pembacaan Sholawat Nariyah selesai, Valen berpamitan untuk melanjutkan agenda menuju Stadion A. Yani Sumenep. Ribuan penonton yang telah memadati area konser pun menantikan penampilannya sebagai salah satu bintang utama Madura Fest 2026.

Dari suasana khidmat lantunan sholawat hingga gemuruh panggung hiburan yang megah, hari itu menjadi gambaran indah bagaimana nilai religius, budaya, dan hiburan dapat berpadu dalam satu bingkai kebersamaan khas Madura. Sebuah momen yang tak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga meninggalkan pesan tentang pentingnya persaudaraan, doa, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Penulis : Red

Berita Terkait

Istiqamah 45 Hari Berbagi di Sumenep, Detikzone.id Menjadikan Kepedulian sebagai Napas Jurnalisme
Berakhir di Puncak Pengabdian, BIP Foundation Resmi Dibubarkan, Jejak Fastabiqul Khairat Tetap Hidup di Hati Masyarakat
Hari ke-44 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Henti di Sumenep, Detikzone.id Istiqamah Menjemput Senyum di Rumah-Rumah Dhuafa
Sinergi Fastabiqul Khairat BIP dan IPDA Purnomo Hadir Usai Seorang Ibu Ketahuan Mencuri Demi Kebutuhan Anak-anaknya
Hari ke-43 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Terus Menyalakan Cahaya Harapan bagi Dhuafa
BIP dan Griya Lansia Malang Akhiri Polemik, Publik Diajak Melihat Substansi Kemanusiaan
BIP Tak Pernah Membatalkan Bantuan 2 M, Justru Dikembalikan Griya Lansia Malang
Miskomunikasi Bantuan Rp2 Miliar BIP di Griya Lansia Malang dan Penyematan Nama Ibunda, Bang Ali: Salahkah Saya Menyematkan Nama Orang Tua Saya?

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:43 WIB

Istiqamah 45 Hari Berbagi di Sumenep, Detikzone.id Menjadikan Kepedulian sebagai Napas Jurnalisme

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Berakhir di Puncak Pengabdian, BIP Foundation Resmi Dibubarkan, Jejak Fastabiqul Khairat Tetap Hidup di Hati Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:21 WIB

Hari ke-44 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Henti di Sumenep, Detikzone.id Istiqamah Menjemput Senyum di Rumah-Rumah Dhuafa

Senin, 13 Juli 2026 - 23:30 WIB

Sinergi Fastabiqul Khairat BIP dan IPDA Purnomo Hadir Usai Seorang Ibu Ketahuan Mencuri Demi Kebutuhan Anak-anaknya

Senin, 13 Juli 2026 - 17:55 WIB

Hari ke-43 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Terus Menyalakan Cahaya Harapan bagi Dhuafa

Berita Terbaru