Kompetisi Cerdas Cermat Mutu dan Safety Gebyar 3M RSUD Sumenep, PICU-NICU Raih Juara Umum, ICU Juara II, Casemix Juara III

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur, jajaran manajemen, panitia, dan para peserta berfoto bersama usai penutupan Gebyar 3M (Mutu, Mantap, Meriah) RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep yang ditutup dengan lomba cerdas cermat sebagai upaya memperkuat budaya mutu, keselamatan pasien, serta kesiapan menghadapi akreditasi rumah sakit.

Direktur, jajaran manajemen, panitia, dan para peserta berfoto bersama usai penutupan Gebyar 3M (Mutu, Mantap, Meriah) RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep yang ditutup dengan lomba cerdas cermat sebagai upaya memperkuat budaya mutu, keselamatan pasien, serta kesiapan menghadapi akreditasi rumah sakit.

SUMENEP – Kompetisi cerdas cermat pada penutupan Gebyar 3M: Mutu, Mantap, Meriah RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berlangsung ketat hingga menit-menit akhir, sebelum akhirnya Ruang PICU-NICU memastikan diri sebagai Juara Umum I, disusul Ruang ICU sebagai Juara II, dan Tim Casemix sebagai Juara III.

Lomba yang digelar di ruang pertemuan lantai 3 RSUD Sumenep pada Senin (8/6/2026) ini menjadi puncak sekaligus penentu akhir dari rangkaian Aksi Mutu & Safety rumah sakit. Bukan sekadar adu cepat menjawab pertanyaan, kompetisi ini berubah menjadi arena adu ketajaman pengetahuan dan ketepatan dalam memahami standar mutu pelayanan kesehatan.

Suasana berlangsung tegang sejak awal lomba. Setiap tim dari berbagai unit pelayanan rumah sakit saling kejar-mengejar skor dalam menjawab pertanyaan seputar mutu pelayanan, keselamatan pasien, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sorak dukungan antar pendukung menambah panasnya persaingan yang terus berubah hingga babak akhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Panitia, drg. Yenny Tri Suci, M.Kes, menyebut cerdas cermat ini bukan sekadar lomba, melainkan “uji refleks pengetahuan” seluruh SDM rumah sakit terhadap standar pelayanan yang wajib melekat dalam setiap tindakan.

“Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan pemahaman seluruh peserta terhadap prinsip-prinsip mutu, keselamatan pasien, PPI, dan K3 yang harus benar-benar menjadi budaya kerja, bukan hanya sekadar pengetahuan,” sebutnya.

Ia berujar, tekanan dalam dunia pelayanan kesehatan menuntut setiap tenaga kesehatan tidak hanya paham teori, tetapi juga sigap dalam penerapan di lapangan.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, memberikan apresiasi atas intensitas dan semangat yang ditunjukkan seluruh peserta hingga akhir kegiatan. Menurutnya, Gebyar 3M menjadi gambaran nyata bagaimana budaya mutu dibangun melalui proses yang aktif, kompetitif, dan berkesinambungan.

“Mutu pelayanan dan keselamatan pasien tidak bisa dibangun dalam satu kegiatan. Ini adalah proses panjang yang harus diperkuat melalui kebiasaan, disiplin, dan komitmen bersama seluruh SDM rumah sakit,” tegasnya.

Pihaknya mengungkapkan bahwa rumah sakit harus terus bergerak dalam satu arah: pelayanan yang aman, profesional, dan berbasis standar yang konsisten.

Karena itu, dr. Erliyati berharap semangat yang muncul dari kompetisi ini tidak berhenti di arena lomba, tetapi merembes ke seluruh lini pelayanan. Dengan konsistensi tersebut, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep diyakini semakin siap menghadapi akreditasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat melalui layanan kesehatan yang semakin bermutu dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Berita Terkait

Pastikan Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Tertangani Optimal, Wabup Sumenep Turun Langsung ke Rumah Sakit
Perkuat Layanan Lansia, Dinkes Probolinggo Gembleng 30 Nakes di Malang
Grand Opening Arinna Hidayah Salon & SPA Berlangsung Meriah, Siap Menjadi Destinasi Kecantikan Favorit di Sumenep
Setiap Tahun, Unitomo Konsisten Satukan Ratusan Pecinta Lari di Surabaya
Jurus Dinkes Probolinggo Gandeng Dokter Spesialis Demi Lindungi Ibu Hamil Risiko Tinggi
DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu
Tak Sekadar Berobat, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Lompatan Mutu Layanan, Kepuasan dan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas
Koperasi Kebanggaan RSUD Sumenep Raih Predikat Sehat, Bukti Profesionalisme Tak Sekadar Slogan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Pastikan Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Tertangani Optimal, Wabup Sumenep Turun Langsung ke Rumah Sakit

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Layanan Lansia, Dinkes Probolinggo Gembleng 30 Nakes di Malang

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:32 WIB

Grand Opening Arinna Hidayah Salon & SPA Berlangsung Meriah, Siap Menjadi Destinasi Kecantikan Favorit di Sumenep

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:33 WIB

Setiap Tahun, Unitomo Konsisten Satukan Ratusan Pecinta Lari di Surabaya

Senin, 20 Juli 2026 - 19:23 WIB

Jurus Dinkes Probolinggo Gandeng Dokter Spesialis Demi Lindungi Ibu Hamil Risiko Tinggi

Berita Terbaru