Semarak Muharram 1448 H Ditutup dengan Pengajian Akbar dan Santunan Yatim-Dhuafa di Masjid Besar Sa’adatuddarain Sangkapura Gresik

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGKAPURA – Rangkaian kegiatan Semarak Muharram 1448 H yang diselenggarakan oleh Masjid Besar Sa’adatuddarain Sangkapura, Kabupaten Gresik, mencapai puncaknya dengan pelaksanaan Pengajian Akbar bersama Jama’ah Sholawat Bawean pada Selasa malam Rabu (16/06/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Muharram Momentum Religi, Menghidupkan Sunnah Menguatkan Ukhuwah” tersebut dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Pulau Bawean.

Sejak usai Salat Isya, jamaah mulai memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan pembacaan sholawat dan doa bersama yang dipimpin oleh Jama’ah Sholawat Bawean.

Ketua Takmir Masjid Besar Sa’adatuddarain, K.H.R. Moh. Ali Masyhar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Semarak Muharram 1448 H telah dimulai sejak malam 1 Muharram dengan pawai lampion yang mendapat sambutan dan partisipasi luar biasa dari masyarakat. Selanjutnya, panitia juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas Sangkapura yang diikuti sekitar 50 peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Mulai dari pawai lampion hingga pemeriksaan kesehatan gratis, semuanya berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pada malam puncak peringatan Muharram ini, kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat bersama Jama’ah Sholawat Bawean, kemudian dilanjutkan dengan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Menurutnya, dana santunan berasal dari kotak amal dan infak Masjid Besar Sa’adatuddarain yang memang dikhususkan untuk program anak yatim dan dhuafa, ditambah dukungan donatur. Salah satu donatur yang turut berpartisipasi adalah H. Asy’ari, warga Bawean yang berdomisili di Gresik dan pemilik PT Qawafil Travel, yang memberikan bantuan sebesar Rp20 juta. Dan dilanjutkan pemberian langsung para donatur yang hadir dalam acara malam ini kepada anak yatim.

“Alhamdulillah, dana yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp53 juta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 anak yatim menerima santunan masing-masing Rp1 juta dan 20 kaum dhuafa menerima bantuan masing-masing Rp500 ribu. Adapun sisa dana akan tetap dikelola dan dimanfaatkan untuk program sosial, keagamaan, serta kegiatan kemaslahatan umat,” jelasnya.

Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima. Ia juga mengingatkan bahwa bulan Muharram memiliki makna istimewa sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.

“Mudah-mudahan santunan ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua. Muharram dikenal sebagai bulan yang identik dengan kepedulian terhadap anak yatim. Karena itu, mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat semangat berbagi, membantu sesama, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan secara langsung kepada anak yatim dan kaum dhuafa yang hadir. Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai prosesi penyerahan bantuan tersebut.

Dalam tausiyahnya, K.H. Abdul Wasi’ Baijuri dari Sumenep menyampaikan bahwa Allah SWT telah memuliakan beberapa waktu tertentu yang memiliki keistimewaan dibanding waktu lainnya, salah satunya adalah bulan Muharram, khususnya sepuluh hari pertama yang penuh keberkahan dan kesempatan untuk memperbanyak amal saleh.

Beliau mengajak jamaah untuk menghidupkan sunnah Rasulullah SAW secara utuh dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebiasaan para ulama dan orang-orang saleh adalah senantiasa menjaga dan menghidupkan sunnah Nabi melalui kegiatan yang membawa manfaat bagi umat, seperti majelis sholawat, pengajian, silaturahmi, dan kepedulian sosial.

“Kita saat ini sedang berusaha merangkul sunnah Baginda Nabi Muhammad SAW tanpa terkecuali. Orang-orang saleh selalu berusaha menghidupkan sunnah dan meneladani Rasulullah SAW dalam setiap aspek kehidupan,” tuturnya.

Beliau juga mencontohkan bagaimana Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memakmurkan masjid melalui berbagai aktivitas kebaikan. Di dalam masjid ada kelompok yang berdzikir, ada yang menuntut ilmu, dan ada pula yang berbagi pengalaman serta mempererat silaturahmi. Semua aktivitas tersebut merupakan bagian dari syiar Islam yang harus terus dijaga dan dikembangkan.

Ia juga turut mengajak masyarakat untuk meneladani perjuangan para ulama penyebar Islam, khususnya Syech Maulana Umar Mas’ud, yang telah berjasa menyebarkan agama Islam di Pulau Bawean. Semangat dakwah, persatuan, dan pengabdian beliau diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi saat ini

Terkait santunan anak yatim dan kaum dhuafa, beliau menegaskan bahwa menyantuni anak yatim merupakan amalan yang memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW bahkan menjanjikan kedekatan di surga bagi mereka yang memelihara dan menyantuni anak yatim.

“Santunan kepada anak yatim bukan hanya membantu kebutuhan mereka, tetapi juga menjadi jalan untuk meraih kedekatan dengan Rasulullah SAW di akhirat kelak. Begitu pula membantu kaum dhuafa, karena bisa jadi keberkahan hidup, kelancaran rezeki, dan berbagai nikmat yang kita peroleh datang melalui doa-doa tulus dari mereka yang kita bantu,” jelasnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, pengajian akbar ini juga menjadi media dakwah yang mengajak masyarakat untuk menghidupkan sunnah Rasulullah SAW serta menjadikan Tahun Baru Islam sebagai titik awal perbaikan diri dan peningkatan kualitas ibadah.

Dengan berakhirnya pengajian akbar tersebut, rangkaian Semarak Muharram 1448 H resmi ditutup. Panitia berharap pesan-pesan keislaman yang disampaikan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Red

Berita Terkait

Hari ke-65 Program Berbagi Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Kembali Sasar Lansia Sakit dan Dhuafa
Sakit Tak Menghentikan Langkah Berbagi, Hari ke-64 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Lansia Penderita Stroke dan Dhuafa
Hari ke-63 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Kembali Menjadi Sahabat Janda Tua di Sumenep
Deklarasi Yakuza Maneges Jember: Dari Merangkul Santri Jalur Kiri, Penegakan Hukum Berbasis RJ, Hingga Sinergi Lintas Sektor
Jadikan Media Sebagai Jembatan Amal Saleh, Detikzone.id Istiqamah Berbagi Selama 62 Hari Tanpa Putus di Sumenep, Kini Santuni Janda Tua
Ucapan Selamat HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya Mengalir dari Berbagai Kalangan, Detikzone.id Turut Sampaikan Doa Terbaik
Allahu Akbar! Lebih dari Dua Bulan Berbagi Tanpa Putus, Detikzone.id Kembali Hadir untuk Janda Tua Penderita Stroke di Sumenep
PERGAMA V 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Penggalang Ma’arif Siap Berkarya dan Berprestasi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Hari ke-65 Program Berbagi Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Kembali Sasar Lansia Sakit dan Dhuafa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Sakit Tak Menghentikan Langkah Berbagi, Hari ke-64 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Lansia Penderita Stroke dan Dhuafa

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Hari ke-63 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Kembali Menjadi Sahabat Janda Tua di Sumenep

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Deklarasi Yakuza Maneges Jember: Dari Merangkul Santri Jalur Kiri, Penegakan Hukum Berbasis RJ, Hingga Sinergi Lintas Sektor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Jadikan Media Sebagai Jembatan Amal Saleh, Detikzone.id Istiqamah Berbagi Selama 62 Hari Tanpa Putus di Sumenep, Kini Santuni Janda Tua

Berita Terbaru