Hari ke-21 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id, Sasar Penjual Kacang, Sayur Keliling, dan Pedagang Asongan di TB Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi kegiatan Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id di kawasan Taman Bunga Sumenep.

Dokumentasi kegiatan Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id di kawasan Taman Bunga Sumenep.

SUMENEP, Minggu, 21 Juni 2026– Memasuki hari ke-21 pelaksanaan Program Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id kembali melanjutkan misi kemanusiaannya dengan menyentuh lapisan masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi jalanan. Kali ini, kegiatan dipusatkan di kawasan Taman Bunga, Kabupaten Sumenep, Minggu (21/6/2026).

Setelah sebelumnya menyasar kaum dhuafa dan para abang becak, pada momentum hari ke-21 ini Detikzone.id turun langsung menyapa penjual kacang, pedagang sayur keliling, hingga pedagang asongan yang setiap hari berjuang di tengah keramaian kawasan tersebut.

Di bawah aktivitas masyarakat yang padat, tim relawan bergerak menyusuri area Taman Bunga dan berhenti dari satu pedagang ke pedagang lainnya. Bantuan disalurkan secara langsung, disertai sapaan hangat serta dialog singkat untuk mendengar kisah perjuangan mereka dalam mempertahankan hidup dari hasil jualan harian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana haru tak dapat disembunyikan. Beberapa pedagang tampak menunduk dan berkaca-kaca saat menerima bantuan. Bagi mereka, perhatian seperti ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk pengakuan atas perjuangan hidup yang selama ini dijalani dalam diam.

Seorang penjual kacang mengaku tidak menyangka masih ada pihak yang datang langsung menyapa dan peduli terhadap kondisi mereka. Dengan suara lirih, ia menyampaikan rasa syukur karena bantuan tersebut sangat membantu untuk kebutuhan harian.

Hal senada juga disampaikan pedagang sayur keliling dan pedagang asongan yang merasa terbantu di tengah pendapatan yang tidak menentu. Mereka berharap program seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk ikut peduli.

Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id sendiri telah menjadi gerakan sosial konsisten yang menyasar masyarakat kecil tanpa melihat latar belakang, profesi, maupun lokasi. Setiap harinya, program ini hadir membawa pesan sederhana namun mendalam: berbagi tidak harus menunggu mampu, tetapi dimulai dari kepedulian.

Sebelumnya, pada hari ke-20, program ini menyasar kaum dhuafa dan para abang becak di berbagai titik di Kabupaten Sumenep. Kehadiran tim relawan saat itu juga disambut haru oleh para penerima manfaat yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

CEO Detikzone.id, Igusty Madani, menegaskan bahwa program ini akan terus dilanjutkan sebagai bentuk komitmen kemanusiaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi hadir secara nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, setiap pertemuan dengan masyarakat kecil selalu meninggalkan pelajaran berharga tentang keteguhan, kesederhanaan, dan arti syukur dalam kehidupan.

“Yang kami bawa mungkin tidak seberapa, tetapi kami ingin memastikan bahwa mereka tidak merasa sendiri. Kehadiran dan kepedulian ini adalah bentuk ikatan kemanusiaan yang harus terus dijaga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Program Berbagi Setiap Hari akan terus menyasar berbagai kelompok masyarakat kecil seperti pedagang kaki lima, buruh harian, tukang becak, pemulung, hingga warga kurang mampu di pelosok desa.

Program Berbagi Setiap Hari menjadi bagian dari rangkaian panjang pengabdian sosial yang selama ini dijalankan Detikzone.id. Selain sedekah harian, media ini juga aktif menghadirkan berbagai program kemanusiaan seperti pembangunan dan renovasi Musala Umat, layanan ambulans gratis, rumah singgah gratis bagi keluarga pasien, santunan anak yatim dan dhuafa, bantuan korban bencana, bantuan perlengkapan sekolah, pembagian sembako, hingga bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat kurang mampu.

Berbagai program tersebut lahir dari keyakinan bahwa media tidak cukup hanya menulis tentang kepedulian, tetapi harus menjadi bagian dari kepedulian itu sendiri. Sebab jurnalisme yang hidup bukan hanya jurnalisme yang mampu menjelaskan realitas, melainkan juga jurnalisme yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di Madura yang dikenal memiliki budaya gotong royong dan solidaritas sosial yang kuat, kehadiran Program Berbagi Setiap Hari menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kemanusiaan masih hidup dan terus tumbuh. Di tengah kehidupan yang semakin individualistis, masih ada ruang bagi empati untuk berkembang dan menyatukan sesama dalam ikatan kepedulian.

Bagi Detikzone.id, sedekah harian bukan tentang besar kecilnya bantuan yang diberikan, dan bukan pula tentang seberapa banyak dokumentasi yang dipublikasikan. Yang terpenting adalah bagaimana setiap bantuan mampu menghadirkan manfaat, mengurangi beban hidup masyarakat, serta menjadi penyambung harapan bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan.

Dengan konsistensi yang terus dijaga, Program Berbagi Setiap Hari diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sosial rutin, tetapi juga menjadi gerakan moral yang menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan di tengah masyarakat.

Hari ke-21 ini kembali menegaskan bahwa kebaikan tidak selalu harus besar, tetapi cukup hadir, menyapa, dan memberi arti bagi mereka yang membutuhkan.

Penulis : Red

Berita Terkait

Lailatul Ijtima’ PRNU Patarselamat Dirangkai Pelantikan Takmir Masjid Al-Isti’mal Gunungmalang
Hari ke-20 Berbagi Setiap Hari Detikzone.id, Menyusuri Jalan Kota Sumenep Menjemput Harapan: Dhuafa dan Abang Becak Jadi Sasaran Kepedulian
Gaungkan Semangat Pendidikan, SDI dan MDT Al Wildan Gelar Pawai Ta’aruf Meriah
Gelontorkan Rp2 Miliar, Founder BIP Tegaskan Komitmen: Selama Ada Ruang Fastabiqul Khairat Kami Akan Terus Hadir, Warga Binaan Diharap Jadikan Lapas Pamekasan Titik Muhasabah
Besok Dimulai! Pelabuhan Pasongsongan Akan Berubah Jadi Panggung Budaya Raksasa, 757 Penari Tongtong Siap Guncang Pesisir Sumenep
Besok! Pesisir Utara Sumenep Akan Jadi Pusat Keramaian, Festival Paseser Hadirkan 757 Penari Tongtong, Budaya Nelayan, dan Batu Akik di Pelabuhan Pasongsongan
BIP Gelontorkan Bantuan Rp2 Miliar dan MoU Peternakan di Lapas Pamekasan, H. Ali Zainal Abidin Beri Motivasi La Tahzan InnAllaaha Ma’ana
Gelombang Kemanusiaan BIP Tak Terbendung, Usai Santuni Ribuan Anak Yatim di Jumat Muharram, H. Ali Zainal Abidin Kembali Pimpin Santunan Akbar di Lapas Pamekasan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:06 WIB

Hari ke-21 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id, Sasar Penjual Kacang, Sayur Keliling, dan Pedagang Asongan di TB Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:42 WIB

Lailatul Ijtima’ PRNU Patarselamat Dirangkai Pelantikan Takmir Masjid Al-Isti’mal Gunungmalang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:14 WIB

Hari ke-20 Berbagi Setiap Hari Detikzone.id, Menyusuri Jalan Kota Sumenep Menjemput Harapan: Dhuafa dan Abang Becak Jadi Sasaran Kepedulian

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:53 WIB

Gaungkan Semangat Pendidikan, SDI dan MDT Al Wildan Gelar Pawai Ta’aruf Meriah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:07 WIB

Gelontorkan Rp2 Miliar, Founder BIP Tegaskan Komitmen: Selama Ada Ruang Fastabiqul Khairat Kami Akan Terus Hadir, Warga Binaan Diharap Jadikan Lapas Pamekasan Titik Muhasabah

Berita Terbaru