Porsadin III Kota Kediri Resmi Dibuka, Momentum Strategis Bentuk Karakter Luhur Santri ​

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI — Kota Kediri kembali menjadi pusat perhatian dunia pendidikan keagamaan seiring dibukanya Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyyah (Porsadin) III tingkat Kota Kediri. Ajang kompetisi bergengsi bagi siswa Madrasah Diniyah dan TPQ ini resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Kediri, KH Qowimuddin Thoha, di Aula Utama Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah 3 Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Sabtu (20/6/2026) malam.

 

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran fungsionaris daerah dan tokoh agama, di antaranya Asisten I Pemkot Kediri, Kakankemenag Kota Kediri, Pengasuh Ponpes HM Al-Mahrusiyah, Ketua PCNU Kota Kediri, Ketua KONI Kota Kediri, serta perwakilan dari jajaran Forkopimda Kota Kediri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

​Ajang dua tahunan yang diinisiasi oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Kediri ini dinilai bukan sekadar wadah kompetisi fisik dan seni, melainkan instrumen strategis dalam pembentukan karakter serta akhlak generasi muda bangsa.

 

​Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kediri Gus Qowim, begitu ia akrab disapa, memberikan apresiasi mendalam kepada FKDT Kota Kediri serta Ponpes Al Mahrusiyah 3 yang bertindak sebagai tuan rumah. Ia menekankan bahwa esensi dari Porsadin adalah menyelaraskan prestasi akademik, non-akademik, dan keluhuran budi pekerti.

 

“Besok pagi para santri mengikuti perlombaan di bidang olahraga dan seni religi di mana santri menunjukkan akhlak dan prestasi yang sejalan dengan tema bersama madrasah diniyah membangun karakter bangsa,” ujar Gus Qowimuddin.

 

Gus Qowimuddin juga memberikan pesan moral kepada para santri agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Ia mengingatkan agar kemenangan tidak melahirkan kesombongan, melainkan menjadi pemantik prestasi yang lebih tinggi. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, diharapkan tidak patah arang dan menjadikan momentum ini sebagai bahan evaluasi untuk terus belajar.

 

​Dukungan senada juga disampaikan oleh perwakilan dari Ponpes Wali Barokah Kediri, H. Agung Riyanto, S.Si., M.M. Menyoroti tema Porsadin tahun ini, yaitu “Berkhidmah Bersama Madrasah Diniyah Membangun Karakter Bangsa”, Agung berharap ajang ini mampu melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang berkarakter mulia, mandiri, dan berwawasan luas.

 

​”Semoga melalui event ini, mudah-mudahan dapat menghasilkan para generasi yang alim faqih dan memiliki karakter luhur, mandiri, dan sehat berprestasi,” tutur Agung Riyanto, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD LDII Kota Kediri.

 

​Lebih lanjut, Agung menambahkan bahwa esensi dari keikutsertaan santri Ponpes Wali Barokah—yang turun dalam lima cabang perlombaan termasuk MTQ, Murotal, dan Lari—bukanlah semata-mata mengejar gelar juara. Prioritas utama dari keikutsertaan ini adalah mempererat tali ukhuwah islamiyah dan kebersamaan antar-Madrasah Diniyah se-Kota Kediri.

 

​Sementara itu, Ketua DPC FKDT Kota Kediri, KH Melvien Zainul Asyiqien, melalui Sekretaris FKDT, Fakhrur Rozi, mengonfirmasi bahwa Porsadin III kali ini diikuti oleh sedikitnya 300 peserta yang didominasi oleh santri usia 7 hingga 13 tahun.

Fakhrur Rozi merinci, para peserta akan memperebutkan gelar terbaik di 13 cabang perlombaan yang terbagi ke dalam dua kategori besar. Kategori pertama adalah cabang olahraga yang mempertandingkan tiga jenis lomba, yaitu bulutangkis, tenis meja, dan lari sprint. Kategori kedua adalah cabang seni religi yang meliputi sepuluh jenis lomba, di antaranya MTQ, Tahfidz, Murotal, Pidato Bahasa Arab, serta beberapa cabang seni islami lainnya.

 

​Seluruh rangkaian perlombaan dipusatkan di kompleks Ponpes Al Mahrusiyah 3, kecuali untuk cabang olahraga lari yang akan dilaksanakan di Lapangan Gayam. Fakhrur menegaskan, para peraih juara pertama di tingkat kota ini secara otomatis akan menjadi delegasi resmi Kota Kediri dalam Porsadin tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Lumajang pada 27 September 2026, dengan target akhir melaju ke tingkat Nasional di Semarang pada November mendatang.(BG17)

Berita Terkait

Cegah Kasus Gagal Bayar, Anggota DPR -RI Rizal Bawazier Desak Pengesahan RUU Perkoperasian
Dari Kantor Ke Jalanan Bupati Pemalang Beri Teladan Lewat Aksi Jum,at Bersih
Camat Randudongkal Turun Gunung Monitor dan Pendampingan Desa Pada Pemeriksaan AMJ Kades 
Gus Lilur Dorong Pemimpin NU Dukung Keberlanjutan Prabowo–Gibran demi Keutuhan Republik
Lestarikan Kearifan Lokal, Camat Randudongkal Hadiri Tradisi Tumpengan Takir di Acara Suronan
AMALK Berencana Dirikan Posko di Alun-Alun Kebumen Dukung Penuntasan Kasus BUMD AUKJ
NBI Usulkan Duet Kiai dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026–2031
Nobar “Bola Gembira” Piala Dunia 2026, Kodim 0210/TU Pererat Kebersamaan TNI dan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:44 WIB

Porsadin III Kota Kediri Resmi Dibuka, Momentum Strategis Bentuk Karakter Luhur Santri ​

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:09 WIB

Cegah Kasus Gagal Bayar, Anggota DPR -RI Rizal Bawazier Desak Pengesahan RUU Perkoperasian

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dari Kantor Ke Jalanan Bupati Pemalang Beri Teladan Lewat Aksi Jum,at Bersih

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:17 WIB

Camat Randudongkal Turun Gunung Monitor dan Pendampingan Desa Pada Pemeriksaan AMJ Kades 

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:47 WIB

Gus Lilur Dorong Pemimpin NU Dukung Keberlanjutan Prabowo–Gibran demi Keutuhan Republik

Berita Terbaru