SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman melalui Gerakan Jumat ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Pada Jumat (26/6/2026), ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, BUMN, serta berbagai instansi turun serentak membersihkan sejumlah ruas jalan utama di Kota Sumenep.
Suasana pagi di pusat kota berubah menjadi lautan gotong royong. Rumput liar dipangkas, sampah diangkut, saluran dibersihkan, dan trotoar ditata agar wajah Kota Sumenep kembali bersih, rapi, serta nyaman dipandang.
Gerakan ini merupakan implementasi arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional Pusat dan Daerah di Sentul pada 2 Februari 2026 tentang Gerakan Nasional Indonesia ASRI, yang diperkuat melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak main-main dalam menjalankan Gerakan ASRI. Seluruh armada kebersihan beserta personel dari berbagai OPD dikerahkan untuk memastikan kebersihan tidak hanya terlihat di pusat kota, tetapi juga menjangkau seluruh wilayah.
“Gerakan ini kami lakukan secara menyeluruh, tidak hanya di pusat kota, tapi juga hingga kecamatan dan desa,” tegasnya.
Menurut Bupati, menjaga kebersihan lingkungan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Gerakan ASRI harus berkembang menjadi budaya yang terus hidup melalui semangat gotong royong.
Semangat tersebut kini telah menjalar ke berbagai wilayah. Camat, lurah, kepala desa, hingga masyarakat di tingkat bawah ikut melaksanakan kegiatan Jumat Bersih secara serentak sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin gerakan ini menjadi kebiasaan bersama. Ketika masyarakat memiliki kesadaran menjaga kebersihan, maka Sumenep akan menjadi daerah yang semakin sehat, nyaman, dan indah untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep. Kepala Diskominfo, Indra Wahyudi, mengatakan pihaknya terus mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan dan siaran keliling agar semangat Gerakan Jumat ASRI semakin meluas.
Menurutnya, perubahan besar selalu diawali dari kebiasaan kecil. Karena itu, budaya hidup bersih harus terus ditanamkan agar Gerakan ASRI tidak berhenti sebagai agenda rutin pemerintah, melainkan menjadi karakter masyarakat Sumenep dalam menjaga lingkungan.
Penulis : Red






