Haflatul Imtihan LPI Imaduddin di Panaongan Sumenep Ditutup Pengajian Akbar, KH Kholil Yasin: Ilmu Tanpa Adab Kehilangan Keberkahan

Minggu, 5 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Ribuan jamaah memadati Pengajian Akbar yang menjadi puncak Haflatul Imtihan LPI Imaduddin di Dusun Sumber Manis, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. KH. Kholil Yasin, M.Pd.I., menyampaikan tausiyah tentang pentingnya membangun generasi berilmu yang berlandaskan adab dan akhlakul karimah.

Ket Foto: Ribuan jamaah memadati Pengajian Akbar yang menjadi puncak Haflatul Imtihan LPI Imaduddin di Dusun Sumber Manis, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. KH. Kholil Yasin, M.Pd.I., menyampaikan tausiyah tentang pentingnya membangun generasi berilmu yang berlandaskan adab dan akhlakul karimah.

SUMENEP – Ribuan jamaah memadati puncak Haflatul Imtihan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Imaduddin Dusun Sumber Manis, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Minggu (5/7/2026) malam.

Di hadapan lautan jamaah, mubaligh KH. Kholil Yasin, M.Pd.I., mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak ditentukan semata oleh tingginya ilmu pengetahuan, tetapi oleh akhlak yang tertanam dalam diri setiap anak.

Pengajian Umum yang menjadi penutup rangkaian Haflatul Imtihan berlangsung khidmat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Panaongan, Ketua Yayasan LPI Imaduddin KH. Mistro, S.Pd.I., para dewan guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, wali santri, alumni, dan masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Pasongsongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana religius telah terasa sejak acara dimulai. Tawassul yang dipimpin K. Asmakun mengawali seluruh rangkaian kegiatan. Doa dipanjatkan untuk para pendiri LPI Imaduddin, para guru, santri, alumni, serta seluruh peserta didik agar senantiasa diberikan ilmu yang bermanfaat, keistiqamahan dalam beribadah, dan akhlakul karimah.

Lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW kemudian menggema di seluruh area acara. Ribuan jamaah larut dalam kekhusyukan, menjadikan malam puncak Haflatul Imtihan tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi juga majelis ilmu yang mempererat ukhuwah Islamiyah.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi peserta didik, panitia menyerahkan penghargaan kepada siswa-siswi teladan TK Imaduddin dan Madrasah Diniyah Imaduddin. Penghargaan tersebut diberikan kepada peserta didik yang menunjukkan prestasi akademik, kedisiplinan, akhlak mulia, serta menjadi teladan di lingkungan sekolah.

Dalam tausiyahnya, KH. Kholil Yasin mengutip pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA, “Didiklah anak-anak kalian, karena sesungguhnya mereka diciptakan untuk sebuah zaman yang berbeda dengan zamanmu.”

Menurutnya, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan harus terus menyesuaikan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.

“Mengajar adalah memindahkan ilmu pengetahuan, tetapi mendidik adalah membentuk manusia. Di dalamnya ada proses menanamkan iman, adab, akhlak, tanggung jawab, dan kepedulian. Itulah bekal yang akan menjaga anak-anak ketika menghadapi perubahan zaman,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar tidak hanya bangga ketika anak memperoleh nilai tinggi, tetapi juga ketika mereka tumbuh menjadi pribadi yang santun, menghormati orang tua dan guru, mencintai Al-Qur’an, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ilmu akan mengangkat derajat seseorang, tetapi adablah yang menjaga kemuliaan ilmu itu sendiri. Karena itu, pendidikan akhlak harus selalu berjalan seiring dengan pendidikan intelektual,” tegasnya.

Ceramah yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan komunikatif membuat ribuan jamaah mengikuti setiap materi dengan penuh perhatian. Sesekali humor yang disampaikan KH. Kholil Yasin mengundang senyum hadirin, namun tidak mengurangi kedalaman pesan dakwah yang disampaikan.

Puncak Haflatul Imtihan tahun ini kembali menegaskan komitmen LPI Imaduddin sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga membina generasi yang beriman, berakhlakul karimah, serta siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan sunnah.

 

Penulis : **

Berita Terkait

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah
Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WIB

Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin

Rabu, 23 September 2026 - 19:14 WIB

KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola

Berita Terbaru

Ilustrasi

DETIK ZONE

Petaka Jam Pelajaran: Siswa SMAN 1 Ambunten Tewas Tenggelam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:06 WIB