SUMENEP – Usai kegiatan Sumenep Bersholawat yang dihadiri puluhan ribu masyarakat, Stadion A. Yani Sumenep kembali menjadi saksi berkumpulnya masyarakat dalam kegiatan Madura Bersholawat 2026 bersama Majelis Attaufiq.
Kamis (3/9/2026) malam, ASN dan masyarakat memadati stadion untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ribuan ASN dan masyarakat umum mengikuti rangkaian kegiatan dalam suasana khidmat. Lantunan sholawat bersama Majelis Attaufiq terdengar dari kawasan Stadion A. Yani, mengiringi masyarakat yang hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura Bersholawat menjadi salah satu momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan kegiatan bersholawat memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Semoga melalui Madura Bersholawat ini, kita semua semakin mencintai Rasulullah SAW, memperbanyak sholawat dan mengambil keteladanan dari akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar ayahanda Fania Aljannah Fauzi Putri ini
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengenang perjuangan Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid Nabi bukan hanya tentang memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum bagi kita untuk mengenang perjuangan dan meneladani akhlak beliau,” katanya.
Achmad Fauzi Wongsojudo berharap kegiatan Madura Bersholawat dapat terus menjadi ruang kebersamaan masyarakat Sumenep.
Selain memperbanyak sholawat, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat silaturahmi dan persaudaraan.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Mudah-mudahan sholawat yang kita lantunkan malam ini membawa keberkahan bagi kita semua dan Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Kehadiran ribuan ASN dan masyarakat membuat kegiatan berlangsung semarak. Mereka mengikuti lantunan sholawat dan rangkaian acara bersama-sama dalam suasana tertib dan khidmat.
Baznas Galang Kepedulian untuk Korban Gempa NTT
Sementara itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep turut menggalang infak dan sedekah bagi saudara-saudara yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pantauan di lokasi, sejumlah relawan Baznas Sumenep terlihat bergerak di tengah peserta Madura Bersholawat untuk menghimpun infak dan sedekah.
Relawan Baznas mendatangi sejumlah titik di area kegiatan dan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu korban gempa NTT.
Dari pantauan di lokasi, masyarakat yang ingin memberikan bantuan dapat menyerahkannya langsung kepada relawan Baznas yang bertugas. Selain itu, tersedia layanan donasi melalui kode QR bagi masyarakat yang memilih menyalurkan bantuan secara digital.
Penggalangan infak dan sedekah tersebut berlangsung di tengah rangkaian Madura Bersholawat, tanpa mengganggu jalannya kegiatan utama yang diikuti ribuan peserta.
Madura Bersholawat menjadi salah satu momentum keagamaan yang mempertemukan pemerintah daerah, ASN dan masyarakat dalam suasana kebersamaan. Ribuan peserta hadir untuk bersholawat, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, serta mempererat silaturahmi.
Hingga rangkaian kegiatan berlangsung, suasana Stadion A. Yani tetap dipenuhi lantunan sholawat dan antusiasme masyarakat yang mengikuti acara dengan tertib.







