Konfercab PMII Surabaya Ricuh, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan

Minggu, 4 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Detikzone.id – Pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) XLIV Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Surabaya di Islamic Centre Surabaya, diwarnai kericuhan. Dalam kejadian tersebut, seorang kader PMII Universitas Airlangga (Unair), Ahmad Nur Solkin, diduga menjadi korban pemukulan.

Insiden itu disebut melibatkan salah seorang kader PMII Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Namun, informasi mengenai pihak yang terlibat maupun kronologi kejadian secara utuh masih menunggu keterangan resmi dari pihak-pihak terkait.

Kericuhan tersebut terjadi di tengah agenda Konfercab yang merupakan forum permusyawaratan organisasi. Forum ini semestinya menjadi wadah bagi kader untuk menyampaikan pandangan, bertukar gagasan, serta menentukan berbagai keputusan organisasi melalui mekanisme musyawarah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ahmad Nur Solkin disebut mengalami dugaan kekerasan dalam insiden tersebut. Kendati demikian, kondisi korban dan penyebab awal terjadinya kericuhan belum dapat dipastikan karena belum adanya penjelasan resmi secara menyeluruh.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena terjadi dalam forum internal organisasi mahasiswa yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, solidaritas, intelektualitas, dan penyelesaian perbedaan melalui jalur musyawarah.

Konfercab sebagai forum tertinggi PMII di tingkat cabang diharapkan mampu menjadi momentum konsolidasi serta memperkuat soliditas antarkader. Karena itu, munculnya dugaan tindakan kekerasan dalam forum tersebut dinilai perlu mendapat perhatian dan penanganan secara proporsional.

Klarifikasi dari PC PMII Surabaya, termasuk keterangan dari pihak kader Unesa maupun Unair, diperlukan agar duduk perkara kejadian dapat diketahui secara utuh. Hal tersebut penting untuk menghindari kesimpangsiuran informasi dan memastikan setiap pihak memperoleh ruang untuk menyampaikan keterangannya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan secara rinci penyebab kericuhan, kronologi dugaan pemukulan, maupun langkah yang akan diambil organisasi terhadap insiden tersebut.

Seluruh pihak diharapkan tetap menahan diri dan mengutamakan penyelesaian secara organisatoris. Setiap dugaan pelanggaran maupun tindakan kekerasan hendaknya ditangani secara objektif, berdasarkan fakta, serta sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. (red)

Berita Terkait

Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi
Mencari Keadilan ke Yakuza Maneges, Ibu Korban Kekerasan Seksual di Kediri Mengaku Diancam Dibunuh
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Kalbar Tangani Karhutla: Polisi Bersama Masyarakat!
Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu di Saronggi, Dua Pria Diamankan dengan Barang Bukti 2,14 Gram
Teknologi AI Masuk Desa, Dinkes Probolinggo Buru Kasus TBC Lewat Portable X-Ray
Dijanjikan Dinikahi, Perempuan di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan, Polisi Amankan Pria 22 Tahun
KKKS Pasongsongan Gelar Pertemuan Rutin Bulanan, Bahas Sertijab Kepala Sekolah hingga Persiapan ISCO PEDIYAH 2026
Gandeng Puskesmas Kebondalem, Rutan Pemalang Perkuat Deteksi Dini HIV/AIDS

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:16 WIB

Mencari Keadilan ke Yakuza Maneges, Ibu Korban Kekerasan Seksual di Kediri Mengaku Diancam Dibunuh

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Kalbar Tangani Karhutla: Polisi Bersama Masyarakat!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu di Saronggi, Dua Pria Diamankan dengan Barang Bukti 2,14 Gram

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Teknologi AI Masuk Desa, Dinkes Probolinggo Buru Kasus TBC Lewat Portable X-Ray

Berita Terbaru