PROBOLINGGO — Kabupaten Probolinggo kembali membuktikan tajinya sebagai salah satu lumbung mangga terbaik di Jawa Timur. Setelah sukses menyabet gelar “Mangga Termanis” lewat varietas Arum Manis pada tahun 2025, kini giliran daya tarik baru bernama Mangga Duren asal Kecamatan Gading yang mengantarkan Kabupaten Probolinggo menembus jajaran lima besar dalam ajang Contest Mango Carnival Of Indonesia 2026.
Prestasi gemilang ini diraih dalam rangkaian Mango Carnival of Indonesia 2026 yang digelar oleh Pemerintah Kota Probolinggo selama tiga hari di Stadion Bayuangga. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, kepada Kepala Bidang Sarana, Penyuluhan, dan Pengendalian Pertanian (SP3) Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, Faiq El Himmah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Mangga Duren dalam ajang nasional ini menjadi strategi jitu Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo untuk memperkenalkan kekayaan plasma nutfah lokal. Jika tahun lalu publik terpikat oleh legitnya Arum Manis, tahun ini Mangga Duren hadir mencuri perhatian juri dan pengunjung berkat karakteristik aroma dan sensasi rasa uniknya yang khas.
“Mangga Duren merupakan potensi buah lokal dari Kecamatan Gading yang terus kami dorong agar semakin dikenal luas. Ini bukti nyata bahwa bumi Probolinggo tidak pernah kehabisan varietas unggul yang unik dan layak bersaing di pasar nasional,” ujar Faiq El Himmah, mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo,Sabtu (31/10/2026) malam.
Melalui momentum Mango Carnival ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berkomitmen penuh untuk menjaga kelestarian sumber daya genetik lokal. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi yang konkret bagi para petani hortikultura setempat.
Dari suksesnya Arum Manis hingga melejitnya Mangga Duren dari Gading, Kabupaten Probolinggo kian mengukuhkan posisinya. Varietas-varietas lokal ini siap melangkah lebih jauh, membuka peluang pasar yang lebih luas, dan menjadi kebanggaan hijau yang menasional.
Penulis : Moch Solihin







