PAMEKASAN – Di tengah gemerlap perayaan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-496, sebuah apresiasi istimewa diberikan kepada sosok yang dikenal konsisten mengabdikan diri untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan. Founder Yayasan Bani Insan Peduli (BIP), Ali Zainal Abidin atau akrab disapa Bang Ali, mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dalam puncak perayaan Hari Jadi ke-496 yang berlangsung di Bundaran Monumen Arek Lancor, Senin (2/11/2026) malam.
Momen tersebut terasa istimewa. Di hadapan Menteri Kebudayaan RI, Gubernur Jawa Timur, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara, Bang Ali mendapat panggilan khusus untuk menerima apresiasi atas kontribusinya bagi Kabupaten Pamekasan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih kepada Bani Insan Peduli yang telah membersamai Pemkab. Ini bukan hanya soal acara, tapi soal kepedulian dan kebersamaan membangun Pamekasan,” ujar Bupati.
Sementara itu, Bang Ali mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Namun, baginya, apresiasi itu bukanlah pencapaian pribadi, melainkan milik seluruh keluarga besar Bani Insan Peduli dan masyarakat Pamekasan.
“Ini bukan penghargaan untuk saya pribadi. Ini untuk seluruh keluarga besar Bani Insan Peduli dan untuk masyarakat Pamekasan yang selalu kompak. Ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan,” ungkapnya.
Kepedulian tersebut bahkan terlihat dalam puncak perayaan malam itu. Bang Ali memastikan masyarakat yang hadir tetap mendapatkan bingkisan dan tali asih, termasuk warga yang tidak memperoleh kupon makan gratis.
Ia meminta panitia dan manajemen mengatur pembagian agar tidak ada masyarakat yang pulang tanpa membawa buah tangan.
“Malam ini adalah malam penuh gembira yang dipersembahkan Bupati untuk rakyatnya. Pastikan semua dapat oleh-oleh dari saya,” pungkasnya.
Penghargaan pada momentum Hari Jadi ke-496 Pamekasan tersebut menjadi tambahan apresiasi atas perjalanan panjang Bani Insan Peduli dalam mengembangkan gerakan sosial dan kemanusiaan.
Melalui semangat fastabiqul khairat, Bang Ali menegaskan bahwa penghargaan bukanlah garis akhir. Justru menjadi pengingat untuk terus menghadirkan manfaat, memuliakan sesama, serta menjaga semangat berbagi di tengah masyarakat.
Sebab, kehormatan sejati bukan hanya ketika nama mendapat pengakuan di atas panggung, tetapi ketika kehadiran seseorang mampu menghadirkan manfaat bagi banyak orang.
Penulis : Red







