Selama Tahun 2024, DPUTR Sumenep Realisasikan Berbagai Program Strategis untuk Penurunan Stunting, Kemiskinan, BABS dan Rawan Kekeringan

Rabu, 5 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto penyandang disabilitas penerima Jamban / toilet

Foto penyandang disabilitas penerima Jamban / toilet

Sumenep – Selama tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas PUTR telah merealisasikan berbagai program strategis sebagai upaya penurunan stunting, kemiskinan, BABS dan rawan kekeringan.

Realisasi program strategis tersebut sengaja wujud nyata dalam memformulasikan visi misi Bupati Fauzi yang memang menginginkan setiap program pembangunan tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tahun 2024, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep berupaya menurunkan angka stunting, Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Jamban untuk disabilitas, Kemiskinan, daerah rawan air dan kekeringan serta rawan sanitasi melalui program dan kegiatan yang didanai dari dana APBD, DAK dan APBN.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumenep, Ir Eri Susanto, M.Si menyampaikan, untuk kegiatan Sistem Penydiaan Air Minum (SPAM) dari dana APBD telah digelontorkan dana untuk infrastruktur Sistem penyediaan air minum di 6 desa sebesar Rp 1.053.717.000,- yang dapat membantu dalam penyediaan air minum sebanyak 25 Sambungan Rumah (SR).

“Sedangkan untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) terealisasi anggaran sebesar Rp10.769.192.000,- diperuntukkan untuk penyediaan air minum di 17 desa dan menghasilkan sebanyak 1.201 Sambungan Rumah (SR) ,” kata Ir. Eri Susanto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 05/03/2025.

Sedangkan dari dana APBN melalui program (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) telah terealisasi anggaran untuk 6 desa sebesar Rp 2.400.000.000,- penyediaan air minum sebanyak 397 SR.

“Untuk program sanitasi telah terealisasi pembangunan jamban/toilet ke setiap rumah sebanyak 1200 jamban.
Dimana anggaran tersebut berasal dari dana DAK Bidang Sanitasi sebesar Rp 14.400.000.000,- diperuntukkan untuk penyediaan jamban di 24 desa sebanyak 1200 KK,” ujar Ir. Eri Susanto.

Kemudian, program Sanitasi Perdesaan (SANDES) di 17 desa yang berasal dari APBN senilai Rp 5.950.000.000,00 telah di bangun sebanyak 570 Jamban Keluarga.

“Dari kegiatan tersebut banyak keluarga terbantu di dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimal terkait air minum dan sanitasi,” tegasnya.

Sebagai contoh, tukas Eri Susanto, warga yang dulunya harus mengambil air cukup jauh, tadah hujan dan juga menumpang warga lain sekarang sudah sampai di depan rumah.

“Termasuk terbantunya jamban warga yang dulunya Buang Air Besar Sembarangan sekarang sudah mempunyai jamban dimasing-masing rumah,” tukasnya.

“Yang jelas hal itu sangat membantu perekonomian, kelestarian lingkungan dan kesehatan warga. Selain itu, kesejahteraan masyarakat juga semakin bertambah dengan adanya program padat karya,” pungkas Kadis PUTR, Ir. Eri Susanto.

 

 

Penulis : Igusty- Amin

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB